إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلَا يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا
”Jika telah masuk sepuluh hari (pertama bulan Dzulhijjah) dan salah seorang di antara kalian hendak menyembelih hewan qurban, maka hendaklah ia tidak memotong rambut dan kulitnya sedikit pun.” (HR. Muslim : 1977).
Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat, maka ia harus menyembelih hewan qurban lain sebagai penggantinya.
Hal ini berdasarkan hadits dari Jundab bin Sufyan radhiyallahu ‘anhu, ia berkata :
شَهِدْتُ الْأَضْحَى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ a فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ بِالنَّاسِ، نَظَرَ إِلَى غَنَمٍ قَدْ ذُبِحَتْ، فَقَالَ : مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلَاةِ فَلْيَذْبَحْ شَاةً مَكَانَهَا، وَمَنْ لَمْ يَكُنْ ذَبَحَ فَلْيَذْبَحْ عَلَى اسْمِ اللَّهِ.
Baca Juga:Manjakan Pecinta Otomotif, bank bjb Partisipasi Kembali dalam Gelaran BBQ RideDaftar Film yang Akan Tayang di Bioskop Trans TV Pekan Ini
”Aku berhari raya Adh-ha bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Setelah beliau selesai shalat bersama manusia, beliau melihat seekor kambing telah disembelih. Maka beliau bersabda, ”Barangsiapa menyembelih sebelum shalat, hendaknya ia menyembelih seekor kambing (lagi) sebagai gantinya dan barangsiapa belum menyembelih, hendaknya ia menyembelih dengan nama Allah.” (HR. Bukhari : 5242 dan Muslim : 1960)
Penyembelihan juga boleh dilakukan pada hari-hari Tasyriq. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيْقِ ذَبْحٌ
”Seluruh hari Tasyriq adalah waktu penyembelihan (qurban).” (HR. Ahmad dan Baihaqi: 19025. Shahihul Jami’ : 4537).
Itulah beberapa syarat dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum berkurban, hal ini penting agar ibadah kita sesuai dengan syariat dan mendapatkan ridho dari Allah SWT.
