Plh Kadisdik Jabar Sebut Proses Pendaftaran PPDB 2024 Bisa Dilakukan di Sekolah Tujuan

Ist. Calon siswa baru didampingi saat melakukan proses pendaftara PPDB di Sekolah tujuan. Dok Jabar Ekspres.
Ist. Calon siswa baru didampingi saat melakukan proses pendaftara PPDB di Sekolah tujuan. Dok Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ramai keluhan dari masyarakat soal server pendaftaran tahap 1 Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB, mengalami down atau gangguan, kini menjadi perbincangan.

Pasalnya dengan error atau downnya server tersebut, di hari pertama proses penerimaan PPDB 2204 ini banyak masyarakat khususnya orang tua calon siswa baru yang mengeluh dan mengaku kesulitan saat memasukan beberapa persyaratan pendaftaran.

Menanggapi banyaknya keluhan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) mengaku bahwa sistem pendaftaran PPDB 2024 sebetulnya sudah dinyatakan siap. Bahkan menurut Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disdik Jabar Ade Afriandi, sebelum dibukanya proses pendaftaran, pihaknya juga telah melakukan uji coba secara terus menerus.

Baca Juga:Cegah Kasus Keracunan, Pemkot Cimahi Perketat Pengawasan Jajanan SekolahKemiskinan jadi Sorotan Pansus Raperda RPJPD

“Soal down harus dilihat dulu ya, yang bersangkutan itu membuka (pendaftaran) onlinenya di rumah atau di mana, karena itu sangat bergantung terhadap layanan Internet yang digunakan. Jadi artinya harus membutuhkan layanan Internet yang cukup kuat,” ucapnya saat dikonfirmasi Senin (3/6).

Untuk mempermudah saat proses pendaftaran, Ade mengatakan bahwa masyarakat khususnya calon orang tua siswa baru juga sebetulnya bisa datang ke sekolah tujuan untuk mendapatkan pendamping saat melakukan proses pendaftaran.

“Kami Pemprov jabar melalui arahan pak Pj (Gubernur) maupun pak Sekda meminta kepada pelaksana PPDB walaupun kita online (Pendaftaran PPDB nya) tapi kalau dari orang tua atau wali murid yang memiliki akun (pendaftaran) tapi terkendala seperti misalnya susah mendapatkan sinyal yang kuat, itu bisa datang ke satuan pendidikan (sekolah) yang dituju,” ungkapnya.

“Jadi memang semuanya online (prosesnya), tapi kita pertimbangkan daerah-daerah yang tidak ada atau sinyal Internetnya lemah, atau keluarga yang memang tidak punya gadget (handphone) itu enggak apa-apa ke sekolah (untuk melakukan proses pendaftaran),” pungkas Ade.

Sebelumnya, Sejumlah masyarakat ramai mengomentari akun media sosial Instagram milik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) lantaran mengeluh terhadap server pendaftaran tahap 1 Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB, mengalami down atau gangguan.

0 Komentar