Tanggapi Masalah Perpeloncoan Siswa di Kota Bandung, Ini Kata Pemkot

Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati.
Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati.
0 Komentar

BANDUNG – Aksi perpeloncoan atau bullying yang tidak jarang terjadi menimpa siswa sekolah, saat ini menjadi sorotan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Terlebih hal ini digalakkan lantaran menjelang momen penerimaan siswa sekolah baru. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung,  Uum Sumiati menyebutkan, upaya pencegahan tersebut sudah dilakukan terhadap sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bandung. Namun sejauh ini baru berjalan pada empat kelas. 

“Nah, materi di dalamnya itu salah satunya ada terkait dengan bullying, pencegahan bullying dan sebagainya. Kami sudah buka (program) kemarin,” imbuhnya. 

Baca Juga:KPU KBB Beberkan Besaran Gaji PPS Pilkada 2024, Segini Jumlahnya!Ridwan Kamil Puncaki Survei Internal Pertama Golkar, Didorong Tetap Maju Pilkada Jabar

Dia menjelaskan, sementara untuk saat ini pihaknya harus membentuk satuan TPPK di setiap sekola, untuk kemudian melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan meminta DP3A dapat diikutsertakan dalam kegiatan tersebut. 

“Jadi pengawasannya melalui pemantauan dan koordinasi dengan dinas pendidikan,” pungkasnya.

0 Komentar