Soroti Polemik PPDB, Komisi IV dan Disdik Kota Bogor Rumuskan Kebijakan Baru

Jajaran Komisi IV DPRD Kota Bogor saat melakukan rapat kerja dengan Disdik Kota Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Jajaran Komisi IV DPRD Kota Bogor saat melakukan rapat kerja dengan Disdik Kota Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Contohnya, jika memverifikasi pada jalur zonasi Disdik perlu melibatkan Disdukcapil dan aparatur wilayah kelurahan dan kecamatan. Untuk, jalur afirmasi tentunya melibatkan Dinsos dengan DTKS sebagai acuan datanya serta jalur prestasi dengan melibatkan Dispora dan Disparbud,” urai ASB.

“Tim ini, nantinya diharapkan yang akan melakuan verifikasi faktual dilapangan pada jalur PPDB yang diminati,” warning dia.

Selain itu, Komisi IV juga meminta agar nantinya tim verifikasi yang dibentuk bisa berkordinasi secara baik dengan tim panitia PPDB dari masing-masing sekolah.

Baca Juga:1 Unit Mobil di Ciawi Bogor Raib Digondol Maling, Polisi Olah TKPDemi Belajar Silat, Belasan Bule Eropa Terbang ke Cimande Bogor

Sebab, pihaknya menilai, pentingnya sosialisasi dan mekanisme proses PPDB kepada sekolah, dewan pendidikan dan terutama masyarakat.

Menurutnya, Pemkot Bogor harus bisa menjadi penyelenggara yang mengintegrasikan semua informasi dan data, agar tidak ada lagi kesalahpahaman tugas dan fungsi dari masing-masing bidang.

“Kita berharap, kejadian tahun lalu tidak terulang walikota membentuk tim verifikasi tapi tidak jelas kerjanya apa. Tidak lebih, hanya menjadi bahan konten. Kita akan pastikan, Tim verifikasi harus berkordinasi dan komunikasi dengan panitia PPDB di masing-masing sekolah,” tegas ASB.

“Jadi harus ada perbaikan agar tidak ada lagi persoalan seperti tahun lalu yang mencoreng dunia pendidikan dan menjadikan guru-guru sebagai kambing hitam,” sambungnya.

Perihal, masih minimnya jumlah sekolah negeri di Kota Bogor, Komisi IV memastikan bahwa sekolah terpadu di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal yang sudah selesai dibangun dan tahun ini, harus memulai penerimaan siswa baru.

“Semoga bisa menjawab kebutuhan dan menjadi bagian solusi bagi layanan pendidikan untuk warga di Tanah Sareal,” tandas ASB. (YUD)

0 Komentar