Monev di Bandung, Keaktifan Peserta JKN di Jabar Dinilai Masih Rendah

Dok. Asisten Deputi Jaminan Sosial Kemenko PMK, Niken Ariati. Kamis (2/5). Foto. Sandi Nugraha
Dok. Asisten Deputi Jaminan Sosial Kemenko PMK, Niken Ariati. Kamis (2/5). Foto. Sandi NugrahaDok. Asisten Deputi Jaminan Sosial Kemenko PMK, Niken Ariati. Kamis (2/5). Foto. Sandi Nugraha
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Asisten Deputi Jaminan Sosial Kemenko PMK, Niken Ariati menyebut keaktifan peserta Jaminan Sosial (JKN) di wilayah Jawa Barat dinilai masih rendah.

Berdasarkan catatan, peserta JKN yang terdaftar di wilayah Jabar hanya sebesar 73 persen dari total penduduk kurang lebih sekitar 50 juta jiwa.

“Dengan jumlahnya penduduk terbanyak di Indonesia sekitar kurang lebih 50 juta jiwa. Jabar ini sesuai dengan target RPJMN kita di 98 persen karena angka nasional masih 95 persen jumlah JKN yang terdaftar,” ucapnya

Baca Juga:Ono Surono Sambangi Kediaman Dedi Mulyadi, Sinyal PDIP Koalisi dengan Gerindra?Soal Petisi Desakan Mundur Sekda Cianjur, Sekretaris Daerah Jabar Irit Bicara

“Jadi dengan adanya ini (Monev) kita berharap kewajiban dan tanggungjawab pemerintah daerah dalam membayarkan iuran dari ASN sebesar 4 persen dari upah yang diberikan untuk ke JKN,” sambungnya

Sementara itu, disinggung soal wilayah Jabar mana saja yang belum mencapai UHC dalam keikutsertaan JKN, Niken menyebut ada 8 kabupaten yang capaiannya masih di bawah rata-rata.

8 Kabupaten tersebut, yaitu terjadi di Tasikmalaya dengan jumlah capaian 80,53 persen, Ciamis 81,14 persen, Garut 89,09 persen, indramayu 90,14 persen, Kabupaten Bandung Barat 90,95 persen, Cianjur 91,11 persen, Bogor 93,32 persen, dan yang terakhir Sumedang 93,44 persen.

“Tentu ini menjadi tantangan bersama dalam mewujudkan UHC 98 persen dan keaktifan peserta (JKN) minimal 85 persen sesuai RPJMN, dan pengumpulan iuran serta tunggakan iuran JKN yang lancar di Provinsi Jawa Barat. Tetapi kami yakin dengan adanya dukungan dari Pemda dan seluruh stakeholder, maka hal tersebut dapat terwujud di tahun 2024 ini,” ujarnya

0 Komentar