Monev di Bandung, Keaktifan Peserta JKN di Jabar Dinilai Masih Rendah

Dok. Asisten Deputi Jaminan Sosial Kemenko PMK, Niken Ariati. Kamis (2/5). Foto. Sandi Nugraha
Dok. Asisten Deputi Jaminan Sosial Kemenko PMK, Niken Ariati. Kamis (2/5). Foto. Sandi NugrahaDok. Asisten Deputi Jaminan Sosial Kemenko PMK, Niken Ariati. Kamis (2/5). Foto. Sandi Nugraha
0 Komentar

Selain dari sisi kepesertaan, dari pembayaran iuran JKN, Niken menuturkan berdasarkan hasil laporan dari BPJS per 31 Maret 2024 kemarin, seluruh Kabupaten/kota di Jabar masih memiliki Tunggakan. Bahkan tunggakan tersebut jika dirata-ratakan, totalnya mencapai Rp395,5.

“Hampir semua ada (tunggakan) tapi ada yang banyak, ada yang sedikit. Tapi nanti akan kita nahas satu-persatu dengan pemda untuk solusi kedepannya gimana,” pungkasnya.

0 Komentar