Kinerja APBN Jawa Barat Hingga Maret 2024 Meningkat, Tetap Solid Menjaga Optimisme di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Kinerja APBN Jawa Barat Hingga Maret 2024 Meningkat, Tetap Solid Menjaga Optimisme di Tengah Dinamika Ekonomi Global
Press Conference Kinerja APBN Regional Jawa Barat 2024 (Dok. Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga Maret 2024 cenderung melemah. Hal ini disebabkan oleh kondisi yang masih berada dalam pengaruh geopolitik global, seperti adanya konflik di Timur Tengah dan perang di Ukraina.

“Kenaikan terbesar terjadi pada Pajak Bumi dan Bangunan yang tumbuh 226,51 persen atau senilai Rp28,44 miliar dan PPh Non Migas yang tumbuh sebesar 10,43 persen, juga adanya kenaikan PNBP BLU yang signifikan karena terdapat perubahan kebijakan percepatan pengesahan pendapatan BLU,” tambah Giri.

Lebih lanjut Giri memaparkan, Kinerja Belanja Pemerintah Pusat mengalami pertumbuhan senilai Rp7,40 triliun, pertumbuhan terjadi di semua jenis Belanja terutama di Belanja Barang senilai Rp4,19 triliun.

Baca Juga:Liburan ke Taman Safari Bogor Hanya Rp180 Ribu, Khusus Plat Nomor Kendaraan F, A, B dan DTips untuk Pendaki Pemula dengan Aman dan Menyenangkan!

“Realisasi TKD tumbuh sebesar 38,99 persen (yoy) yang utamanya dikontribusi oleh kenaikan DAU dan DAK Non Fisik. Sementara, penerimaan pajak sampai 31 Maret 2024 mencapai Rp 26,42 triliun,” paparnya.

Jenis pajak PPh Non Migas mengalami peningkatan sebesar 9,95 persen (Rp1,3 triliun). PBB mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 127,99 persen (Rp19,38 miliar) dibandingkan periode Maret 2023.

PPh 21 tumbuh 20,17 persen didorong banyaknya pembayaran pajak masa Desember 2023 yang dibayarkan pada triwulan I 2024. Selain itu, peningkatan PPh juga disumbang pembayaran sekaligus atas jaminan hari tua, uang tebusan pensiun, uang pesangon dan bonus tahun 2023 yang dicairkan pada triwulan I 2024.

Selain itu, sektor riil di Jabar cukup terkendali. Ini ditunjukan dengan tingkat inflasi Maret 2024 di bawah 5 persen, yaitu sebesar 3,48 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,78.

0 Komentar