JABAR EKSPRES – Ada 12 kecelakaan yang terjadi selama arus mudik lebaran di Kota Cimahi. Menurut PMI, mayoritas kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua.
Menurut Relawan PMI Cimahi, Diki Pratama mengatakan dari H-5 sampai H+2, telah terjadi total 12 insiden. Namun, tidak ada laporan kejadian yang melibatkan kunjungan atau pemeriksaan kesehatan.
“Dari 12 kejadian kebanyakan kecelakaan di jam pagi dan jam malam, terakhir hari Selasa sore kami evakuasi jenazah tanpa identitas,” ungkapnya pada Jabar Ekspress saat ditemui di Posko PMI di Alun-alun Kota Cimahi, Jumat 12 April 2024.
Baca Juga:Maling Motor di Cisarua Sukabumi, Aksi Pelaku Terekam CCTVH+3 Idul Fitri, Volume Kendaraan di Cimahi Meningkat
Diki menuturkan, mayoritas kecelakaan terjadi pada kendaraan bermotor roda dua disebabkan oleh faktor kondisi pengemudi yang mungkin lelah, capek, atau kurang konsentrasi.
“Makanya kecelakaan ini seringkali terjadi pada jam pagi dan malam, terutama di antara para pemudik,” imbuhnya.
Terkait kasus evakuasi jenazah tanpa identitas, Diki menjelaskan evakuasi jenazah yang dilakukan di Jalan Pesantren, Kelurahan Cibabat, mengenai jenazah disebut sebagai Mr. X, karena tidak ditemukan identitas yang pasti.
“Saat ini Mr. X ini sudah dibawa ke RSHS, kita berkoordinasi dengan pihak rumah sakit langsung, dan diperkirakan meninggalnya karena sakit karena tidak ditemukan luka-luka atau lebam,” ungkapnya.
“Call Center PMI via WhatsApp, Kita selalu koordinasi dengan Polres bila terjadi kejadian berat seperti pembunuhan dan yang meninggal tanpa identitas,” tambahnya.
Diki menghimbau bagi para pemudik, terutama saat ini dalam masa arus balik, untuk memperhatikan kepadatan lalu lintas yang sudah terlihat meningkat pada jam-jam tertentu.
“Bagi para pemudik tetap hati-hati apalagi sekarang kondisi hujan, jalan licin makanya tetap berkonsentrasi,” himbaunya.
Baca Juga:Volume Kendaraan Meningkat, Kemacetan Sempat Terjadi di Jalur Mudik Lebaran 2024Solar Tumpah di Jalan Cadas Pangeran Sumedang, Sejumlah Pengendara Roda Dua Tergelincir
“Dan bila lelah, istirahatkan di rest area lalu untuk kondisi tubuh setiap empat jam sekali istirahat,” tandas Diki. (Mong)
