Meski Tantangan Terus Muncul, Pemerintah Bulatkan Tekad Jadikan Cimahi Kota Layak Anak

Doc. Ilustrasi Orang Tua Bermain Bersama dengan Anak-anak nya di Sebuah Taman (Pandu Muslim)
Doc. Ilustrasi Orang Tua Bermain Bersama dengan Anak-anak nya di Sebuah Taman (Pandu Muslim)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah terus berupaya memperkuat status Cimahi sebagai kota Layak Anak dengan fokus pada isu-isu krusial seperti stunting, pendidikan, dan kesehatan anak. Tujuannya adalah untuk mendukung visi Indonesia menjadi negara emas pada tahun 2045.

“Sekarang kita terus mencatat beberapa hal yang menjadi faktor untuk terwujudnya kota layak anak,” ucap Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi pada Jabar Ekspress belum lama ini.

Menurutnya, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki demi mewujudkan visi Indonesia emas tahun 2045 sebagai kota layak anak.

Baca Juga:Anak 4 Tahun Dianiaya Ayah Tiri Berkali-Kali hingga Tewas, Pelaku Terancam 15 Tahun PenjaraMudik 2024: 4 Ribu Orang Tinggalkan Bandung dari Terminal Leuwipanjang

“Kekurangan-kekurangan ini yang harus kita benahi itu sudah saya lakukan,” tandasnya

Sementara itu, menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Dikdik S Nugrahawan mengatakan untuk mewujudkan Cimahi sebagai Kota Layak Anak adalah tanggung jawab kita bersama.

“Kita harus memastikan anak-anak merasa aman, tenang, dan nyaman untuk tumbuh dan berkembang dengan baik,” ucapnya pada awak media baru-baru ini.

Dengan tegas, Dikdik menyampaikan masyarakat harus disadarkan, menciptakan Kota Layak Anak adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh semua.

“Kami berusaha untuk memastikan tidak hanya pendidikan yang baik, tetapi juga keamanan dan kenyamanan anak-anak di Kota Cimahi. Hal ini penting agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal,” ucap Dikdik.

Menurutnya, semua hal yang berkaitan dengan anak seharusnya menjadi perhatian utama untuk diprioritaskan.

“Upayanya untuk mewujudkan itu, selain kami menindak secara langsung dengan berbagai program,” kata Dikdik.

“Kami juga memberikan edukasi kepada komponen masyarakat lainnya,” sambungnya.

Baca Juga:Jelang Hari Raya Idul Fitri Harga Komoditi Naik, Masyarakat Cimahi Diminta Tetap TenangImbas Longsor di KM 64, Tol Bocimi Ruas Cigombong Cibadak Tak Bisa Digunakan

Menurut Dikdik, masyarakat perlu disadarkan akan tanggung jawab mereka dalam mewujudkan kota layak anak.

“Jadi mari kita bersama-sama bergandengan tangan antara pemerintah dengan masyarakat dan stakeholder yang lainnya,” katanya.

Anak-anak di Cimahi , lanjut Dikdik, mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal saat situasi dan kondisi yang mendukung tersedia.

Saat disinggung mengenai kendala yang dialami dalam mewujudkan kota layak anak, Dikdik dengan tegas mengatakan, pemerintah telah berupaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Jadi sekali lagi, untuk mewujudkan Cimahi sebagai kota layak anak adalah tanggung jawab semuanya, bukan hanya pemerintah saja,” pungkasnya. (Mong)

0 Komentar