Alasan Pelaku Investasi Bodong Sulit Dilacak, Ternyata Ini Modusnya, Waspada!

JABAR EKSPRES – Menemukan jejak pelaku investasi bodong terkadang cukup sulit dilacak. Ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari sistem yang mereka gunakan hingga modus yang mereka terapkan.

Keterbatasan pengetahuan masyarakat Indonesia dalam mengelola keuangan menjadi salah satu faktor yang mendorong pelaku investasi bodong untuk mencari target sasaran mereka.

Menurut Ketua Sekretariat Satgas Pasti OJK, Hudiyanto bahwa pihaknya selalu menerima laporan dari masyarakat yang terjebak dalam investasi bodong setiap hari, yang kemudian telah ditindaklanjuti oleh OJK.

BACA JUGA: Robot Trading Smart Wallet Diblokir, Ini 5 Faktor Maraknya Penipuan Robot Trading

Pelaku investasi bodong memiliki sistem yang sulit dilacak, sehingga petugas sering harus bekerja keras yang ekstra untuk bisa mengungkap para pelaku investasi bodong.

“Misalnya dalam waktu 5 menit uang yang anda transfer itu sudah nggak ada, mereka rata-rata punya lima sampai enam pelarian rekening. Itu lah yang namanya penjahat. Punya sistem, punya rekening bank, mereka semua punya,” kata Hudiyanto, Ketua Sekretariat Satgas Pasti OJK, dikutip dari laman Antara.

Hudiyanto melanjutkan bahwa OJK bersama 15 lembaga lainnya, termasuk kepolisian, terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku investasi bodong.

BACA JUGA: Kantor Smart Wallet Indonesia Banyak Dicari Member Usai Tak Bisa Tarik Dana, Apakah Ada Kantor Fisiknya?

Sebagai hasilnya, OJK telah memblokir sebanyak 1.218 entitas investasi bodong hingga awal tahun 2024.

Adapun untuk kerugian yang dialami masyarakat Indonesia akibat investasi ilegal, atau investasi bodong, disebutkan mencapai Rp139,67 triliun dari tahun 2017 hingga 2023.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan