Ketahui Hukum Bergosip Buruk Tentang Orang Lain saat sedang Berpuasa!

JABAR EKSPRES – Membicarakan orang lain atau bergosip mengenai keburukannya merupakan suatu perbuatan yang tidak dianjurkan. Lalu apa hukumnya bergosip saat sedang berpuasa? 

Dalam Islam, membicarakan orang lain  saat sedang berpuasa dianggap sebagai perbuatan yang tidak dianjurkan dan dapat merusak keutuhan ibadah puasa. 

Bertikut ini terdapat beberapa penjelasan mengenai hukum membicarakan orang lain saat sedang berpuasa.

Hukum Bergosip saat Puasa

  • Mendekati Perilaku yang Buruk

Membicarakan orang lain sering kali melibatkan penyebaran fitnah, ghibah, atau bahkan melebih-lebihkan sehingga timbul kebohongan, yang merupakan perilaku buruk yang jelas dilarang dalam Islam. Ini bertentangan dengan tujuan utama puasa, yaitu meningkatkan kesadaran diri, mengendalikan hawa nafsu, dan meningkatkan ketakwaan. 

BACA JUGA: Tidak Melafalkan Niat saat Menjalankan Puasa? Ketahui Apa Hukumnya

  • Mengurangi Nilai Ibadah

Membicarakan orang lain terutama tentang keburukannya dapat mengurangi nilai ibadah puasa seseorang. Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “Apabila hari-hari puasa yang salah satu dari kalian, maka janganlah ia berkata perkataan kotor dan janganlah ia berteriak-teriak. Jika seseorang memaki-maki atau melibatkan diri dalam perselisihan, maka hendaklah ia mengatakan, ‘Saya sedang berpuasa.’” (Hadis riwayat Al-Bukhari dan Muslim). 

  • Meningkatkan Keburukan Budi Pekerti

Membicarakan orang lain seringkali merupakan tindakan yang tidak sopan dan dapat menunjukkan ketidakadilan serta keburukan budi pekerti seseorang. Perilaku ini bertentangan dengan nilai-nilai kesabaran, kasih sayang, dan keadilan yang dianjurkan dalam Islam. 

BACA JUGA: Minum Secara Tidak Sengaja saat Menjalankan Puasa, Apa Hukumnya?

Hukum-hukum Terkait

  • Ghibah atau Menggunjing

Membicarakan orang lain dengan tujuan menyebarkan informasi buruk atau menyebabkan fitnah merupakan suatu perilaku yang dilarang dalam Islam, baik saat berpuasa maupun tidak.

  • Bohong

Menyebarkan informasi palsu atau tidak benar tentang orang lain juga dilarang dalam Islam, baik saat berpuasa maupun tidak.

  • Berpura-pura untuk Menjaga Puasa

Jika seseorang memulai pembicaraan yang tidak senonoh atau berpotensi memicu kemarahan, disarankan untuk menjaga keheningan dan menghindari konfrontasi yang tidak perlu dengan menyatakan bahwa sedang menjalankan puasa.

Penting untuk diketahui bahwa , sebagai umat Muslim, penting untuk menjaga lisan dan perilaku saat berpuasa, serta menghindari segala bentuk pembicaraan yang tidak bermanfaat atau dapat merusak nilai-nilai ibadah puasa.  

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan