JABAR EKSPRES – Berikut ini merupakan informasi perihal arti istilah puasa jeruk yang sedang viral di TikTok.
Istilah ‘puasa jeruk’ yang sedang viral di TikTok merupakan bagian dari bahasa gaul yang kerap digunakan oleh pengguna media sosial.
Istilah ini sebenarnya adalah singkatan dari ‘mari mangan garuk-garuk’, yang jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya ‘setelah makan, kita puasa garuk-garuk’.
Baca Juga:Spoiler Jujutsu Kaisen Chapter 254: Sukuna Tak Terkalahkan dan Shaman Kuat Terus BerguguranTips Mudah Menghasilkan Uang dari Investasi Saham di Stockbit!
Asal-usul frasa “mangan garuk-garuk” berasal dari bahasa gaul Jawa Timuran yang berarti “setelah makan, kita puasa garuk-garuk” atau lebih luasnya, bisa diartikan sebagai santai setelah makan.
Ungkapan ini sering kali digunakan secara humoris selama bulan puasa, khususnya oleh generasi muda, dan telah meraih popularitas di platform media sosial seperti TikTok.
Istilah ini mencerminkan semangat positif dan keceriaan dalam menjalani ibadah puasa, di mana setelah berbuka puasa, seseorang dapat bersantai atau menikmati waktu luang dengan cara yang santai dan menyenangkan.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana budaya dan bahasa gaul dapat berkembang di era digital, di mana ungkapan-ungkapan seperti ‘puasa jeruk’ dapat dengan cepat menyebar dan menjadi tren di kalangan pengguna media sosial.
Kehadiran TikTok sebagai salah satu platform yang paling banyak digunakan oleh generasi muda turut mempercepat penyebaran istilah-istilah baru seperti ‘puasa jeruk’.
Hal ini menunjukkan bagaimana media sosial dapat menjadi sarana untuk memperkaya kosa kata dan mengembangkan budaya lokal menjadi semakin beragam dan kreatif.
