Otak Pembunuhan Indriana yang Mayatnya Dibuang di Banjar Ternyata Caleg DPR RI?

Wajah diduga DP, perempuan yang menjadi otak pelaku pembunuhan berencana Indriana Dewi Eka Saputri di Sentul Bogor 20 Februari 2024. DP diduga kuat merupakan Caleg DPR RI dapil Jawa Barat 9 (Majalengka, Sumedang, Subang). (foto Istimewa)
Wajah diduga DP, perempuan yang menjadi otak pelaku pembunuhan berencana Indriana Dewi Eka Saputri di Sentul Bogor 20 Februari 2024. DP diduga kuat merupakan Caleg DPR RI dapil Jawa Barat 9 (Majalengka, Sumedang, Subang). (foto Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perempuan berinisial ‘DP’ yang menjadi otak pelaku pembunuhan berencana terhadap Indriana Dewi Eka Saputri dikabarkan merupakan Caleg DPR RI dapil Jawa Barat 9 (Majalengka, Sumedang, Subang).

Menurut ‘W’, teman satu kantor korban di Jakarta, tersangka DP bahkan mengaku sebagai anggota KPPS pada Pemilu 2024.

“Dia (DP) panggilannya Alea, ngakunya sih sebagai anggota KPPS,” kata W yang mengaku satu kantor dengan korban Indriana Dewi Eka Saputri.

Baca Juga:Komsi IV DPR RI Sebut Serapan Gabah yang Rendah Jadi Pemicu Pemerintah tak Bisa Kendalikan Harga BerasAlasan Pelaku Bawa Mayat Indriana Keliling Kuningan-Cirebon Hingga Dibuang di Banjar

Dari hasil penelusuran tim Jabar Ekspres di lapangan, pelaku yang berinsial DP tersebut diduga kuat sebagai caleg DPR RI nomor urut 4 dari salah satu partai politik dalam Pemilu 2024.

Dikutip dari laman Goodkin, nama DP masuk dalam dafar Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat 9. Dari halaman perhitungan surat suara, DP mendapat suara sah 226 suara.

DP sendiri merupakan warga Kelurahan Tanah Tinggi Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat. Sebagai Caleg DPR RI, ia menyodorkan program kesehatan gratis dan program pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

“Ya itu Alea alias DP, perempuannya (pacarnya) si DA,” ujar W saat dikonfirmasi melalui pesan di media sosial.

Korban dan DP sendiri ternyata memiliki kekasih yang sama yakni DA. DA juga telah ditetapkan oleh Polisi sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap korban Indriana.

DA dan DP menjadi otak pembunuhan dengan menyuruh tersangka MK sebagai eksekutornya pada 20 Februari 2024 di Sentul Bogor. Hingga 25 Februari 2024 mayat korban itu dibuang di Kota Banjar.

Sementara dikonfirmasi terkait identitas DP, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast SIK mengaku penyidik masih fokus pada penyelidikan dan penyidikan.

Baca Juga:Warga Bogor Serahkan Sepasang Induk dan Anak Kukang ke BKSDAGelar Olah TKP, Polda Jabar Ungkap Motif Pelaku Habisi Nyawa Indriana

“Saat ini Penyidik masih melakukan penyelidikan dan penyidikan. Sehingga saat ini penyidik fokus pada proses pengungkapan alat bukti yang ada dan mencari alat bukti lainnya,” katanya melalui pesan tertulis kepada Jabar Ekspres. (CEP)

0 Komentar