Waspada! DBD Melanda Kota Bogor, Empat Anak Meninggal Dunia

Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

umum dan sarana olahraga,” bebernya.

Menanggapi tingginya kasus DBD tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya memerintahkan kepada unsur wilayah, kecamatan, kelurahan, hingga puskesmas untuk melakukan gerakan serentak berantas jentik nyamuk dan memastikan ketersediaan ruangan di fasilitas kesehatan memadai.

“Saya mendapati di IGD juga penuh, ada tren kenaikan pasien anak-anak, terutama pada DBD. Jadi ini wilayah sudah diperintahkan, instruksikan untuk bergerak pemberantasan sarang nyamuk, jentik-jentik,” ujar Bima.

Ia menyebut, sebaran warga yang terkena DBD merata di enam kecamatan, dan belum ada laporan khusus terkait wilayah yang mengalami lonjakan yang sangat tinggi.

Baca Juga:Bukan Puting Beliung, Peneliti BRIN Sebut Angin Kencang Rancaekek Sebagai Badai Tornado Pertama di IndonesiaParipurna Peringatan Hari Jadi Kota Banjar Spesial Dihadiri Penjabat Gubernur Jawa Barat 

“Meski demikian, saya meminta agar dinas dan wilayah terus memantau perkembangan kasus DBD di Kota Bogor,” tukas Bima. (YUD)

0 Komentar