3 Tentara Amerika Serikat Tewas Dihantam Drone di Yordania

3 Tentara Amerika Serikat Tewas Dihantam Drone di Yordania
3 Tentara Amerika Serikat Tewas Dihantam Drone di Yordania. (AP)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Joe Biden telah mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan merespons serangan pesawat tak berawak (drone) yang menewaskan tiga tentara Amerika dan melukai puluhan lainnya di Yordania timur laut.

“Kita mengalami hari yang berat tadi malam di Timur Tengah. Kita kehilangan tiga orang pemberani dalam serangan di salah satu pangkalan kita,” katanya. Setelah mengheningkan cipta, Biden menambahkan, “dan kita akan merespons.”

Biden menyalahkan milisi yang didukung Iran atas serangan tersebut dan menyatakan bahwa Amerika Serikat akan meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga:Teknik Psikologi: Cara Mengatasi Kemarahan agar Mereda10 Kunci Meraih Kesuksesan dengan Memanfaatkan Waktu Sebaik Mungkin

Komando Pusat AS melaporkan bahwa 34 tentara terluka oleh serangan pesawat tak berawak, dengan delapan orang diterbangkan ke Yordania untuk perawatan lebih lanjut. Drone itu menghantam pangkalan dukungan logistik di Yordania yang dikenal sebagai Tower 22.

Sejak dimulainya perang Israel-Hamas di Gaza, milisi yang didukung Iran telah menyerang instalasi militer Amerika di Irak dan Suriah lebih dari 150 kali. Mereka mengklaim bahwa serangan mereka adalah pembalasan atas dukungan AS terhadap Israel.

AS telah menyerang target-target di wilayah tersebut sebagai tanggapan terhadap serangan-serangan itu dan untuk melindungi jalur pelayaran komersial di Laut Merah.

Beberapa pejabat AS mengkritik pendekatan pemerintah dalam menghadapi musuh-musuh Amerika di wilayah tersebut. Namun, Senator Jack Reed, Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat, menyatakan keyakinannya bahwa Pemerintahan Biden akan merespons serangan tersebut dengan cara yang disengaja dan proporsional.

“Saya yakin Pemerintahan Biden akan merespons dengan cara yang disengaja dan proporsional,” kata Senator Jack Reed.

0 Komentar