JABAR EKSPRES – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan tanggapannya terkait fenomena viral yang melibatkan bansos beras dari Perum Bulog yang berstiker pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Prabowo-Gibran.
Pernyataan ini disampaikannya di Bekasi pada Kamis (25/1/2024) malam.
Sebelumnya, tersebar sebuah foto yang menampilkan beras Bulog yang dilengkapi stiker paslon nomor 2, yang menjadi viral di media sosial.
Beras tersebut merupakan bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang bersumber dari cadangan beras pemerintah (CBP).
Baca Juga:Samsung Galaxy AI Bisa Dinikmati Gratis Sampai Kapan?Spoiler One Piece Chapter 1105: Kurohige Muncul di Egghead untuk Merebut Kekuatan Kuma
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyarankan bahwa isu politisasi beras bansos sebaiknya diselidiki oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Dia berpendapat bahwa Bawaslu memiliki wewenang untuk menilai apakah terjadi pelanggaran terkait pemilu atau kampanye.
Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurti, menegaskan bahwa Bulog tidak pernah menempelkan atribut lain selain label Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog pada kemasan beras.
Dia menjelaskan bahwa beras SPHP dapat dengan mudah diperoleh masyarakat karena Bulog memiliki jaringan distributor yang luas hingga ke ritel modern.
Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa pihaknya tidak melabeli beras bansos dengan stiker lain.
