Alung Peragakan 29 Adegan saat Bunuh dan Simpan Mayat Pacarnya di Ruko Brajamustika Bogor

Alung Peragakan 29 Adegan saat Bunuh dan Simpan Mayat Pacarnya di Ruko Brajamustika Bogor
Tersangka Alung saat mengikuti proses rekonstruksi dari petugas Satreskrim Polresta Bogor Kota. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Tersangka membekap mulut korban, menutup jalan nafas hidung dan mulut 5 menit, kemudian menekan leher sehingga korban kehabisan nafas dan meninggal dunia,” kata Bismo saat Konferensi Pers di Mapolresta Bogor Kota pada Selasa, 5 Desember 2023.

Saat mengetahui kondisi korban yang lemas tak berdaya, pelaku sempat tidur disamping korban hingga menjelang pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Karena panik, pelaku sempat menghubungi kerabatnya untuk datang ke lokasi kejadian dan meminta bantuan agar ikut mengantarkan korban bertemu orangtua korban yang beralamat di wilayah Cibalagung, Kampung Batu Tapak, Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Bismo menyebut, saat itu teman korban melihat korban dalam posisi terlentang dan ada bercak darah di spray kasur. Namun pelaku mengaku korban mengalami kecelakaan terjatuh dari motor.

Baca Juga:Menjangkau Pelanggan Lebih Dekat, Tiga Merk Perhiasan Ternama Hadir di Summarecon Mall BandungHimpunan Kerukunan Tani Indonesia Resmi Dukung Prabowo-Gibran

“Tersangka dan temannya membawa korban rencananya menuju rumah orangtua korban, dipakaikan jaket oleh temannya. Saat dipakaikan jaket teman tidak merasa korban sudah dingin dan kaku, dibonceng bertiga, korban di tengah. Tapi sampai di mulut gang rumah orangtuakorban, tersangka takut dan mengurungkan niatnya,” jelasnya.

Jasad Korban Disembunyikan di Dalam Ruko Kosong

Alung sang pelaku yang berprofesi sebagai juru parkir tersebut akhirnya memutuskan untuk membawa korban ke ruko kosong di kawasan Jalan Dr. Semeru, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat tempat ia bekerja dan menyembunyikan jasadnya di lantai dua.

“Korban diletakkan di atas meja, pada Jumat pagi hari jam 09.00 temannya pulang dan Jumat jam 14.00, korban mengeluarkan darah dan busa, dilap menggunakan kaos kaki di tas korban,” ungkap Bismo.

Kemudian, pelaku memutuskan untuk pulang dan kembali di keesokan harinya, Sabtu (2/12). Kondisi korbanpun, kata Bismo, kian mengenaskan.

0 Komentar