JABAR EKSPRES – Pemakaman menjadi tempat pembuangan sampah di Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kab. Bandung Barat, yang hingga saat ini masih belum terealisasikan oleh pemerintah setempat.
Masyarakat banyak mengeluhkan tempat sampah tersebut, khususnya bagi warga yang akan nyekar ke pemakaman yang kini menjadi tempat pembuangan sampah.
“Banyak yang komplain ke RT RW disini, namun mereka juga bingung kan karena dari pemerintah hanya sekedar meninjau sampah saja,” ujarnya.
Baca Juga:Krisis Sampah di Desa Sariwangi Tak Kunjung Usai, Pemerintah Dinilai Lamban dalam Revitalisasi TPSDLH Gunakan Teknologi RDF, Pemkab Bandung Dinilai Tak Becus Atasi Persoalan Sampah
“Sosialisasi dari pemerintah KBB sendiri saat ini belum ada sama sekali,” tambahnya.
Mirisnya, pemakaman yang sejak dari dulu sudah ada kini menjadi tempat pembuangan sampah, Agus menjelaskan kesulitan akses masuk pemakanan.
“Kalau Idul Fitri mereka mengeluhkan susah masuk akses ke dalam makam karena itu sampah menumpuk hingga jalan, bahkan menutupi aksesnya sendiri,” ungkapnya.
Tuntutan perbaikan dan pengalokasian yang pepat pada tempat pembuangan lampah. Masalahnya, orang-orang sembarangan membuang sampah meskipun area Ini ditujukan untuk RW 11 dan RW 15
“Harapannya segera dibenahi dan tempatnya dialokasikan dengan baik,” harap Agus.
“Jadi orang kadang-kadang buang dimana saja, soalnya ini diangkut mungkin dana untuk satu mobil ternyata tidak terangkut atau overload karena ongkosnya sudah tidak ada lagi jadi seperti ini,” pungkasnya. (Mong)s
