JABAR EKSPRES – Dilansir dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), warga Jawa Barat yang terjerat hutang pinjaman online (Pinjol) tembus di angka Rp13,8 triliun. Terdapat kecenderungan angka tersebut mayoritas peminjam berasal dari masyarakat Kota Bandung yang diprediksi menyentuh angka Rp1,3 triliun.
Menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Tedy Rusmawan menuturkan, hal itu mengacu pada banyaknya keluhan masyarakat yang kesulitan terkait pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Maka dari itu, banyak warga yang akhirnya memilih pinjol agar mendapatkan dana secara instan.
“Saya rasa Satgas Anti Rentenir ini bisa sangat membantu Pemkot Bandung. Satgas ini harus terus diperkuat supaya warga tidak terbebani hidupnya,” ujarnya.
Baca Juga:Cetakan Surat Suara Satu Calon DPD RI Jabar No.19 Terbingkai Merah, Ini FaktanyaKorlantas Polri Sita Ratusan Ribu Knalpot Brong di Awal Januari 2024
“Saya berharap ke depan ada dukungan lebih kuat lagi secara regulasi maupun implementasi dari Pemerintah Kota Bandung sehingga masyarakat mendapat pelayanan semakin optimal,” tambahnya.
“Informasi lowongan kerja ini penting, bagi mereka yang baru lulus. Alhamdulilah ada aplikasi New Bimma, silahkan download dan cek di aplikasi ini,” pungkasnya. (Dam)
