“Langsung (pembangunan) ke lantai 3. Alhamdulillah KRK sudah turun. Awalnya ini menang rumah, tapi penduduk sudah tahu bahwa ini bakal jadi TK dan SD. Jadi kami bukannya tanpa informasi ke warga,” tegas Ike.
Adapun rencana pembangunan lantai 3, lanjut dia, sengaja diperuntukkan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah siswa. Menurutnya, pembangunan ini berkat kepercayaan masyarakat bertambah. “Dengan adanya klarifikasi ini, semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Iktikad sekolah itu lembaga suci untuk menciptakan manusia unggul berbakti dan berbudi,” pungkasnya.
Sebelumnya, salah seorang warga sekitar sekolah Muji, menduga SD Al Ihsan Islamic School Bandung tak mengantongi IMB dan memalsukan tanda tangan 12 warga sekitar untuk membangun sekolah tersebut. Muji mengatakan, dugaan tersebut bermula saat tanah yang berdiri di sekolah itu, seharusnya hanya diperuntukkan tempat tinggal. Namun seiring berjalannya pembangunan, area tersebut malah dijadikan Sekolah Dasar.
Baca Juga:TB Hasanuddin: Bila Wasit Ikut Bertanding Pasti Bakal Terjadi KeributanSejumlah Pimpinan Ponpes di Jabar Nyatakan Dukungan ke Prabowo-Gibran, Begini Alasannya!
“Jadi dulu izin di sini (SD Al Ihsan) itu hanya boleh dibangun untuk rumah tinggal. Namun, setelah ini dibangun, malah dijadikan sekolahan,” kata Muji kepada Jabar Ekspres, Senin 1 Januari 2023 lalu. (zar/tur)
