Kenapa Kursi Ekonomi Pesawat Jaman Sekarang Enggak Bisa Direbahin Lagi, Ada Apa Ya?

Kenapa Kursi Ekonomi Pesawat Jaman Sekarang Enggak Bisa Direbahin Lagi, Ada Apa Ya?
Seiring perkembangan industri penerbangan, beberapa maskapai ternama seperti British Airways dan Finnair telah beralih menggunakan kursi yang tak bisa direbahkan untuk penumpang ekonomi.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seiring perkembangan industri penerbangan, beberapa maskapai ternama seperti British Airways dan Finnair telah beralih menggunakan kursi yang tak bisa direbahkan untuk penumpang ekonomi. Kursi ini menghadirkan inovasi dengan menghilangkan tombol recliner yang biasa digunakan penumpang untuk menyesuaikan tingkat kemiringan kursi.

Perdebatan pun muncul di balik keputusan ini. Meski tombol recliner masih tersedia, banyak penumpang yang merasa terganggu dan merasa bahwa penggunaan tombol tersebut dapat menyebabkan kesempitan bagi penumpang di belakangnya. Pertengkaran antarpenumpang mengenai etika merebahkan kursi pun kerap tak terhindarkan, mengundang pertanyaan mengenai biaya gangguan yang mungkin timbul akibat konflik tersebut.

Ternyata, di sisi lain, keputusan untuk mengadopsi kursi yang tidak bisa direbahkan juga memiliki dampak finansial bagi maskapai. Kursi recliner tradisional memerlukan mekanisme tambahan yang tersembunyi di bawah bantalan kursi, seperti poros, kabel, dan tabung pneumatik. Semua komponen ini menambah biaya pemeliharaan karena rentan terhadap kerusakan akibat pemakaian atau perlakuan yang kurang baik terhadap kursi.

Baca Juga:Catatkan Kinerja Cemerlang Di 2023, BRI Raih Kurang Lebih 200 Penghargaan, 53 Diantaranya Bertaraf InternasionalBerapa Menit Memasak Nasi untuk Hasil Terbaik, di Panci atau Rice Cooker?

CNN juga mengungkap bahwa penggunaan kursi recliner dapat memengaruhi biaya bobot penerbangan. Semakin berat kursi, semakin banyak bahan bakar yang digunakan untuk mengangkutnya. Oleh karena itu, seiring berjalannya waktu, muncul tren penggunaan kursi yang tetap mampu memberikan kenyamanan tanpa menambah beban finansial dan konflik di antara penumpang.

Salah satu pemain utama dalam revolusi ini adalah Recaro, perusahaan pembuat kursi asal Jerman yang terkenal dengan kreasinya dalam dunia mobil balap. Recaro berhasil menciptakan kursi pesawat yang nyaman, tetapi tidak bisa direbahkan, memberikan solusi terbaik untuk menyeimbangkan kenyamanan penumpang dan efisiensi maskapai.

Salah satu fitur menarik dari kursi ini adalah kemampuannya untuk direbahkan dan dimiringkan sesuai kebutuhan. Sudut sandaran dapat diatur sesuai tata letak khusus maskapai dan jumlah penumpang tertentu. CEO Recaro, Mark Hiller, menyatakan, “Keuntungan utamanya adalah bertambahnya ruang hidup, karena ruang hidup penumpang tidak terganggu oleh sandaran kursi.”

Kursi ini dirancang dengan ramping, dengan menipiskan sandaran tempat duduk. Hal ini tidak hanya menciptakan struktur yang tidak menghalangi lutut penumpang, tetapi juga meningkatkan jarak bebas untuk tulang kering, memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.

0 Komentar