JABAR EKSPRES – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menetapkan kuota 1,3 juta formasi CPNS 2024.
Jumlah ini meningkat dari kuota tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 572.496 formasi. Kuota formasi CPNS 2024 ini didasarkan pada beberapa faktor, termasuk kebutuhan ASN yang kompeten dan memiliki keterampilan sesuai dengan perkembangan zaman.
Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, menyatakan bahwa pemerintah akan memprioritaskan lulusan perguruan tinggi yang baru lulus atau fresh graduate dalam formasi CPNS 2024.
Baca Juga:CPNS 2024 Segera Dibuka, Ada 2,3 Juta LowonganLink Live Streaming GDA 2024, Klik di Sini!
Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ASN yang memiliki kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, kebijakan ini juga dapat mengurangi jabatan-jabatan yang akan terdampak transformasi digital sehingga dapat memprioritaskan talenta digital.
Pada seleksi CPNS 2024, Menteri PANRB juga memprioritaskan calon hakim. Pengadaan calon hakim ini dilakukan untuk mengisi kebutuhan hakim dari PNS. Calon hakim yang sebelumnya merupakan Analis Perkara Peradilan dan telah diangkat menjadi PNS dari kebutuhan CPNS dapat mengikuti seleksi pengadaan calon hakim.
Mereka juga harus memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan di lingkungan Mahkamah Agung.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024 sebanyak 2.302.543 juta formasi.
Dengan adanya peningkatan kuota CPNS tahun 2024, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ASN yang kompeten dan mengurangi ketimpangan pelayanan dasar di daerah 3T. Selain itu, prioritas diberikan pada fresh graduate, guru, tenaga kesehatan, dan calon hakim.
Formasi CPNS 2024
Dalam rekrutmen ini, terdapat kebutuhan formasi untuk instansi pusat sebanyak 429.183 formasi, terdiri dari CPNS fresh graduate atau CPNS umum, CPNS dosen, serta guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
