Pencarian Anak SD yang Hanyut di Gorong-gorong Bandung Berlanjut, Tim SAR Sisir Citarum

Basarnas bersama para relawan terus melakukan pencarian bocah yang hanyut terbawa arus di Kota Bandung hingga ke Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, Selasa (2/1/2024). Foto Istimewa
Basarnas bersama para relawan terus melakukan pencarian bocah yang hanyut terbawa arus di Kota Bandung hingga ke Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, Selasa (2/1/2024). Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Hari ketiga pencarian terhadap seorang anak kelas 1 SD yang terseret arus di Kota Bandung kini dialihkan ke area Sungai Citarum, Kabupaten Bandung.

Komandan Tim Basarnas Bandung, Ikhwan mengaku fokus pencarian di sekitar sungai Citarum Kabupaten Bandung hingga Kabupaten Bandung Barat.

“Saat para tim gabungan dari Basarnas, Diskar PB Kota Bandung, dan para relawan langsung menyusuri sungai Citarum yang ada di Rancamanyar, Kabupaten Bandung,” kata Ikhwan saat ditemui, Selasa (2/1/2024).

Baca Juga:Libatkan 700 Orang, KPU KBB Mulai Sorlip Surat Suara Pemilu 2024Diguncang 4 Kali Gempa, Ratusan Bangunan di Kabupaten Sumedang Terdampak

Ikhwan menjelaskan, hilangnya anak kelas 1 SD ini sudah dilakukan sejak tiga hari lalu, namun hingga kini pihaknya masih terus upaya pencarian hingga ke Citarum dengan menggunakan perahu karet dan juga drone vermal.

“Kita hari ini melakukan pencarian melakukan perahu karet dan drone vermal. Mudah-mudahan ini bisa menjangkau mengcover jarak yang tidak bisa kita tempuh,” katanya.

Jika tak ditemukan hari ini, pencarian akan terus dilakukan hingga ke Kabupaten Bandung Barat.

Bahkan pihaknya sudah menyampaikan kepada stakholder yang terlibat untuk terus melakukan pencarian ini.

“Kita ada dari instansi pemerintah, relawan, dari sektor 7 sampai sektor 9, sampai kita mentok nanti cihampelas KBB. Kita sudah sampaikan kalau menemukan agar menyimpulkan ke tim SAR Gabungan. Nanti kita bisa evakuasi,” jelasnya.

Ikhwan berharap bisa menemukan titik terang dalam pencarian ini.

“Harapan kami cuaca mendukung. Kita bisa melakukan pencarian secara optimal, maksimal. Sehingga korban bisa ditemukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anak berusia 7 tahun di Jalan Baladewa, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, diduga hanyut kedalam gorong-goro saat hujan deras disertai angin kencang, Minggu (31/12) siang tadi.

Baca Juga:Ini Kriteria Pemimpin yang Baik Menurut Kang Haru Suandharu, Mendekati Sifat RasulBantu Tekan Inflasi, PKS Hadirkan Warung Sembako Murah

Dari pantauan Jabar Ekspres di Lokasi, hingga tulisan ini dibuat, sejumlah warga termasuk para petugas melakukan evakuasi pencarian anak 7 tahun tersebut.

Menurut salah seorang warga setempat, Eti (45) mengatakan pada saat kejadian, korban tengah bermain bersama dua temannya. Namun seketika, air langsung besar dari arah atas dan akhirnya terbawa oleh arus.

“Awalnya korban duduk bertiga (bersama dua temannya), tapi tiba-tiba air besar (dari arah atas). Nah yang satu kebawa (korban), yang dua narik (badannya). Tapikan karena air gede dari sana (atas), sudah kebawa,” katanya saat di temui di lokasi.

0 Komentar