JABAR EKSPRES – Tepat di awal 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung gelar sejumlah hiburan. Pelaksanaan berlangsung meriah seperti Car Free Night di sepanjang Jalan Babakan Majalaya, berbagai kuliner serta produk-produk UKM asal Majalaya dan sekitarnya.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, kegiatan yang dilakukan dini hari pada awal 2024 itu, merupakan hajat akhir tahun Bedas Berdaya, Generasi Muda, Punggawa Budaya Sunda.
“Dengan menggelar wayang golek dengan Dalang Dadan Sunandar Sunarya dari Putra Giri Harja 3 Jelekong Kabupaten Bandung,” kata Dadang, Senin (1/1).
Baca Juga:BMKG Catat 1.155 Gempa Guncang Jawa Barat Selama Periode 2023, Ini Faktor PenyebabnyaPertigaan Simpang Sadu Soreang Padat Kendaraan, Polresta Bandung: Sudah 4 Kali One Way
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyampaikan, selama 2 tahun 8 bulan menjadi Bupati, pria yang akrab disapa Kang DS mengaku, sangat mengapresiasi kebersamaan masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya masyarakat Kecamatan Majalaya.
Kang DS menilai, hal itu bertujuan dalam membangun Kabupaten Bandung yang lebih baik dalam upaya mewujudkan masyarakat BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera).
“Hatur nuhun atas kebersamaan masyarakat Kabupaten Bandung. Termasuk kekompakan Pak Kapolresta Bandung dan Pak Dandim 0624/Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Kang DS menerangkan, berkat kebersamaan antara jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah dan masyarakat, membuat Kabupaten Bandung berhasil menerima sebanyak 257 penghargaaan.
“Termasuk sejumlah penghargaaan yang diterima Kapolresta Bandung dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung atas prestasinya dalam kinerjanya,” terangnya.
Kang DS turut menginformasikan kepada masyarakat capaian program kerjanya selama menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bandung.
Di antaranya, memberikan insentif kepada guru ngaji, Ketua RT, Ketua RW, Linmas, perangkat desa, kader PKK, dan lainnya dengan anggaran Rp 109 miliar per tahunnya.
Baca Juga:Kolam Retensi Pasirkaliki, Mengurangi Genangan 30cm saat Banjir4 Perumahan di Tajurhalang Bogor Terendam Banjir
“Pada Januari 2024, sebanyak 72.000 kader PKK se-Kabupaten Bandung mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan dan 88.000 petani juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan,” bebernya.
Bupati Bandung juga turut menyampaikan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula Rp960 miliar naik menjadi Rp1,3 triliun.
Kang DS juga mengungkapkan, investasi di Kabupaten Bandung meningkat, selain PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dan laju pertumbuhan ekonomi meningkat.
Hal ini atas kekompakan antara jajaran Polri, TNI, Ormas, LSM maupun masyarakat Kabupaten Bandung.
Dadang Supriatna berharap di tahun 2024 kebersamaan dan keberhasilan terus ditingkatkan.
