Kolam Retensi Pasirkaliki, Mengurangi Genangan 30cm saat Banjir

Doc. Kolam Retensi Berfungsi Efektif, Namun Masih Belum Optimal (istimewa)
Doc. Kolam Retensi Berfungsi Efektif, Namun Masih Belum Optimal (istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Pemerintah Cimahi melalui DPKP telah mengkaji sejumlah kolam retensi sesuai master plan yang potensial untuk dijadikan embung atau kolam retensi di Kota Cimahi.

“Terkait kolam retensi, perlu kami sampaikan dahulu diawal bahwa dalam master plan itu ada 13 lokasi potensial yang terdapat dijadikan embung atau kolam retensi di kota Cimahi,” ucap Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman pada DPKP Kota Cimahi, Sambas Subagja pada Jabar Ekspres melalui seluler, Senin 1 Januari 2023.

Menurut Sambas, sejumlah kajian telah dilakukan terhadap kolam retensi di berbagai lokasi, seperti Pasirkaliki, Leuwigajah, dan Cibeber, sebagai langkah penanggulangan banjir di wilayah tersebut.

Baca Juga:4 Perumahan di Tajurhalang Bogor Terendam BanjirPolrestabes Bandung Patroli Skala Besar di Malam Tahun Baru

Selain itu, menurutnya perhatian khusus diberikan pada kolam retensi di Cipageran, termasuk di Sangkuriang Barat, dan proposal sedang diajukan untuk pembangunan kolam retensi di Daerah Cipageran atas, sekitar Cimenteng.

“Sebelumnya telah menyelidiki kondisi kolam retensi di Melong. Kolam retensi Pasirkaliki adalah yang pertama yang akan dibangun karena proses pembebasan lahannya telah selesai,” ungkap Sambas.

Saat disinggung terkait anggaran pembangunan kolam retensi, Sambas menjelaskan, pengajuan anggaran kepada BBWS untuk pelaksanaan fisik. Meskipun anggaran awal sekitar Rp8 Miliar tidak dapat dipenuhi oleh BBWS hingga saat ini.

“Namun kami telah mengajukan kembali permohonan tersebut untuk tahun 2025. Mudah-mudahan ini bisa menjadi prioritas untuk menangani banjir dikawasan Cimahi dan Bandung,” jelasnya.

Sambas menambahkan, kolam retensi di Pasirkaliki memiliki posisi strategis yang berada di tengah-tengah. Sebelumnya, banjir dari sungai Cilember hanya memengaruhi RW 12 dan RW 13, serta mencapai jalan nasional yang mengarah ke Cigugur, melalui Jalan Mahar Martanegara, dan berakhir di Melong.

Meski kolam retensi Pasirkaliki tidak mampu sepenuhnya mengatasi banjir, berdasarkan kajian pihaknya, kolam tersebut dapat mengurangi tinggi genangan sekitar 30cm.

“Tapi ini cukup membantu dalam mengurangi banjir atau genangan di jalan Nasional atau pada masyarakat,” ungkap Sambas.

Baca Juga:Sambut Tahun Baru 2024, Alun Alun Cimahi Dipadati PengunjungSumedang Diguncang Gempa Lagi, Terkini Magnitudo 4,8 Terasa hingga Bandung

Belum lama ini, Kasi kedaruratan dan logistik BPBD Kota Cimahi, Rohmat menjelaskan meskipun kolam retensi berfungsi secara efektif, namun masih belum optimal karena kapasitasnya yang terbatas mengingat volume air yang tinggi.

0 Komentar