Dua Tumpukan Sampah Sempat Hiasi Jalan Raya Bandung-Garut Berhari-Hari, Pemerintah Ambil Tindakan

Dua Tumpukan Sampah Sempat Hiasi Jalan Raya Bandung-Garut Berhari-Hari, Pemerintah Ambil Tindakan
Petugas kebersihan tengah mengangkut sampah yang sempat menumpuk berhari-hari menghiasi Jalan Raya Bandung-Garut. (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Jabar Ekspres – Tumpukan sampah yang menghiasi area Jalan Raya Bandung-Garut di kawasan Dangdeur, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung akhirnya dibersihkan.

Satu unit mobil truk milik pemerintah diturunkan dan sejumlah petugas mengeruk dua tumpukan sampah tersebut, untuk diangkut ke Tempat Penampungan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti, di Kabupaten Bandung Barat.

Terkait hal tersebut, Camat Rancaekek, Diar Hadi Gusdinar membenarkan, jika hari ini sampah yang menumpuk di ruas Jalan Raya Bandung-Garut dilakukan pembersihan dan pengangkutan.

Baca Juga:Bandara Husein Sastranegara Buka Rute Penerbangan Bandung-PangandaranParipurna Perdana dengan Meja dan Kursi Baru Berlangsung Sepi, Kurang dari Setengah Anggota DPRD Jabar yang Hadir

Melalui pantauan Jabar Ekspres di lokasi, terlihat ada dua tumpukan sampah bercampur lumpur, plastik, ranting-ranting pohon dan limbah rumah tangga.

Selain dibiarkan menumpuk dan sudah mengeluarkan bau menyengat, jika hujan turun keberadaan sampah tersebut dikhawatirkan terbawa arus hingga menyumbat saluran air dan menimbulkan banjir.

Belum diketahui siapa yang paling berwenang menangani dua tumpukan sampah di jalan nasional Bandung-Garut ini, apakah pemerintah pusat, Pemprov Jabar Pemkab Bandung ataukah Pemkab Sumedang.

“Ini setelah kita melakukan koordinasi. Sebenarnya tumpukan sampah masuk wilayah Sumedang,” ucap Diar.

“Hanya yang paling berwenang Pemprov Jabar karena ini jalan provinsi (nasional),” tukasnya.

Menurut Wawan, meski sampah di saluran drainase diangkat agar tak menyumbat prgerakan air, namun jangan sampai dibiarkan berhari-hari karena dikhawatirkan kembali tercecah jika turun hujan.

“Cukup mengganggu, soalnya menurut saya di jalan besar begini ada tumpukan sampah jadi merusak estetika,” bebernya.

0 Komentar