Pembangunan Mangkrak, Kontraktor Gedung BPS Banjar Masuk “Daftar Hitam”

Pengendara roda dua sedang melintasi gedung BPS Kota Banjar yang mangkrak, Sabtu 23 Desember 2023.
Pengendara roda dua sedang melintasi gedung BPS Kota Banjar yang mangkrak, Sabtu 23 Desember 2023. (Foto: Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjar, Taufik, menegaskan bahwa kontrak kerjasama pembangunan proyek gedung atau kantor BPS di Lingkungan Tanjung Sukur Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar dengan pihak penyedia jasa akan diputus. Lantaran, pihak kontraktor (CV Putra Tubagus Corp) tidak becus menyelesaikan pekerjaan hingga batas waktu yang telah ditetapkan.

“Kontraknya habis tanggal 22 Desember 2023. Tapi, pembangunan baru mencapai 30 persen. Kita tidak akan memperpanjang, kita sedang proses pemutusan kontrak dengan pihak ketiga (CV Putra Tubagus Corp),” kata Taufik melalui sambungan telepon, Sabtu 23 Desember 2023.

Taufik juga menegaskan, karena terjadi wanprestasi, pihaknya akan mengusulkan agar perusahaan CV Putra Tubagus Corp di-blacklist.

Baca Juga:Menyoal Pembangunan Fly Over dan JPO Ciroyom, Nasib Cagar Budaya Gimana?6 Rekomendasi Wisata Non Alam di Bandung Timur, Janji Ga Nyesel!

“Kami sudah layangkan surat pemberitahuan pemutusan kontrak, prosesnya 14 hari hingga pemutusan kontrak tersebut,” ucapnya.

Imbas dari pemutusan kontrak itu, gedung BPS Banjar mangkrak dan tidak akan dilanjutkan tahun ini. Pembangunan gedung yang didanai dari APBN senilai Rp2,1 miliar itu baru mencapai 30 persen saja. Kontraktornya kabur diduga tekendala finansial.

“Kami sudah menghubungi CV Putra Tubagus Corp dan bahkan sudah dilayangkan surat teguran yang ketiga kalinya. Kami dari awal maunya pembangunan itu dilanjutkan, tapi pihak penyedia jasanya tidak ada itikad untuk melanjutkan,” jelas Taufik.

Dia menjelaskan, dari nilai pagu anggaran Rp2,1 miliar, sudah diserap oleh pihak ketiga sekitar 28 persen lebih. Sisanya kata dia, kembali ke kas negara.

“Untuk saat ini kita akan fokus membereskan administrasi dulu, untuk melanjutkan pembangunannya tahun drpan nanti lah kita lihat dulu perkembangannya, apakah di lelang ulang atau bagaimana,” tegas Taufik. (CEP)

0 Komentar