Jabar Ekspres – Jelang momentum hari natal 2023 dan tahun baru 2024 (Nataru), kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) diketahui terus meningkat. Bahkan angka permintaan konsumen perihal kebutuhan pangan tersebut alami lonjakan atau surplus.
Secara bersamaan, menurutnya, beras yang digelontorkan dari pemerintah juga cukup banyak. Persediaan dan pendistribusian beras berjenis SPHP itu mampu menekan stabilisasi harga beras.
“Bicara tentang ketersediaan, selalu cukup di Kota Bandung. Bahkan dari neraca itu selalu surplus. Cuman ada muncul perubahan harga pada jelang nataru. Contohnya, bawang sampai cabai ada penurunan. Tapi harga tetap tinggi. Yang pasti permintaan bertambah,” tambahnya.
Baca Juga:Harga Beras Melambung, Pemkab Bandung Barat Beri Subsidi Rp1.250 per KilogramLonjakan Penumpang di Bandara Soetta Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Temuan itu didapatkan pihaknya setelah monitoring harga pangan di sejumlah pasar tradisional Kota Bandung. Secara teknis, pihaknya mendampingi Satuan Tugas (Satgas) Pangan Jawa Barat (Jabar), beberapa waktu lalu.
“Tapi mudah-mudahan cukup sampai menjelang nataru. Kalau persediaan cukup. Bahkan kalau beras untuk tiga bulan setelah nataru, jadi sampai Maret 2024, dari Bulog (ketersediaan) cukup,” pungkasnya. (Zar)
