Penggantian Meja Kursi Paripurna Tuai Beragam Respon dari Anggota DPRD, Dari Baru Tahu sampai Tidak Urgent Diganti

JABAR EKSPRES – Meja dan kursi ruang Rapat Paripurna DPRD Jabar diganti jelang pergantian wakil rakyat baru. Ternyata pergantian fasilitas baru itu menuai respon yang beragam dari kalangan Anggota DPRD Jabar.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jajang Rohana misalnya. Pihaknya tidak banyak tau terkait penggantian meja dan kursi tersebut.

BACA JUGA: Wow! Kursi dan Meja Paripurna DPRD Jabar Diganti Baru, Rencana Anggaran Capai Rp1,139 M

Ia berpendapat bahwa penggantian meja dan kursi itu masih belum terlalu urgent. “Manurut saya gak perlu diganti. Yang sudah ada masih bagus,” kata pria yang juga duduk sebagai anggota Komisi IV DPRD Jabar itu.

Respon berbeda disampaikan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) M.Hasbullah Rahmat. Pihaknya juga kurang banyak mengetahui terkait penggantian fasiltas rapat paripurna itu. “Saya malah baru tau dari akang, coba komunikasi ke Sekwan terkait alasan penggantiannya,” tuturnya.

Respon senada juga disampaikan Anggota Fraksi PKS Siti Muntamah. Pihaknya juga tidak banyak tau terkait pengadaan meja dan kursi tersebut. “Saya baru tahu,” singkatnya kepada Jabar Ekspres.

BACA JUGA: Tuntas Dibahas Pansus DPRD, Raperda RPPLH Kota Bogor Segera Disahkan

Merujuk data SiRUP LKPP yang diakses Kamis (7/12), Sekretariat DPRD Jabar memang merencanakan belanja modal mebel dan meja rapat pejabat di 2023. Nilai belanja modal itu mencapai Rp1,139 miliar.

Selain mengganti meja dan kursi dengan yang baru, ruang rapat paripurna gedung di Jalan Diponegoro itu juga tengah direnovasi. Menurut data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Jabar, anggaran rehabilitasi ruang rapat paripurna itu memiliki pagu Rp198 juta. (son)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan