JABAR EKSPRES – Kasus kematian satu keluarga yang diduga bunuh diri dengan menyisakan satu anak gadisnya kini tengah viral. Isi pesan dari sang ayah yang tewas untuk anak gadisnya yang tersisa ini juga menjadi perhatian publik.
Orang bertanya-tanya tentang motif satu keluarga tersebut melakukan aksi bunuh diri, yang hanya mengajak satu anak dan meninggalkan satu anak lainnya. Padahal kedua anak yang dimiliki keluarga tersebut adalah anak kembar.
Namun Pihak Kepolisian mengungkap masih harus sangat hati-hati dalam meminta keterangan dari anak yang tersisa tersebut, mengingat kejadian ini sangat mempengaruhi mentalnya dan bisa menyebabkan traumatis.
Baca Juga:Tinggalkan Satu Anak, Keluarga di Malang ini Ditemukan Tewas Mengenaskan Dalam KamarMeningkat Lagi, Ini Gejala Covid-19 Terbaru yang Perlu Waspadai
Karenanya pihak Polisi memberikan pendampingan kepada anak yang masih duduk dibangku SMP tersebut, dengan pendampingan dari Unit PPA Polres Malang dan Psikolog.
Kasat Reskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat menyebutkan, peristiwa memilukan yang terjadi pada satu keluarga tersebut, pertama kali diketahui oleh salah satu anak dalam keluarga tersebut yang berinisial AKE (12).
“Pada hari ini, tadi pagi, kejadian pertama diketahui oleh tetangga sekitar rumah bahwa ada anak yang meminta tolong. Kemudian oleh tetangga tersebut, dicek, di dalam kamar ditemukan ada tiga orang atas nama Pak WE (Wahab) itu dalam keadaan tangannya mengeluarkan darah,” ujar Gandha di lokasi kejadian, Selasa (12/12).
Adapun yang ditemukan tewas dalam kamar tersebut adalah ayah W (40), Ibu S (35) dan RY (12). Ibu dan Anak ditemukan meninggal dengan mulut mengeluarkan busa dan cairan, sementara sang ayah ditemukan dalam kondisi masih hidup namun mengalami luka dan mengeluarkan banyak darah.
Kematian satu keluarga di Malang ini, diduga kuat karena aksi bunuh diri, karena ditemukan cairan obat nyamuk, gelas dan juga pisau dilokasi kejadian.
Selain itu juga ditemukan sebuah pesan yang diduga ditulis oleh sang ayah, karena bentuk tulisannya identik dengan tulisannya di buku agenda.
