Panpel Sayangkan KPU dan Bawaslu Kota Bogor Absen dalam Deklarasi Damai Pilpres 2024

Panpel Sayangkan KPU dan Bawaslu Kota Bogor Absen dalam Deklarasi Damai Pilpres 2024
Deklarasi Damai Pilpres 2024 tingkat Kota Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Banyak yang menyampaikan bahwa mereka minta maaf tidak hadir dengan beragam alasan. Yang kami tidak terima itu, tidak ada itikad baik hadir dan mewakilkan, artinya mereka tidak siap berkomunikasi baik dengan publik. Itu saja catatan kami,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kegiatan bertajuk ‘Pilpres Sehari Jangan Goyah Silaturahmi’ tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim

Dedie A. Rachim mengapresiasi Deklarasi Damai Pilpres 2024, yang diinisiasi Peradi Kota Bogor dan melibatkan insan pers.

Baca Juga:USAID Apresiasi Komitmen KLHK dan YABI Jaga Ekosistem dan Populasi Badak SumateraPemkot Targetkan Kemacetan di Pusat Kota Bogor Bakal Berkurang di Akhir Tahun Ini

Dirinya menilai, Deklarasi Damai Pilpres 2024 merupakan komitmen dari seluruh bangsa Indonesia yang menginginkan bahwa Pemilu ini jangan dijadikan sebagai ajang untuk pemecah belah bangsa.

“Ini menjadi momentum untuk Kota Bogor tetap kondusif, tetap aman, tetap membawa perubahan dalam kondisi landai, yang gembira,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPC Peradi Kota Bogor, Gunara mengatakan, kegiatan deklarasi damai Pilpres 2024 ini untuk memastikan penyelenggaraan Pilpres 2024 berjalan aman, dan kondusif.

Di mana, saat ini tiga Pasangan Capres dan Cawapres telah resmi diumumkan KPU RI, dan kini tengah bersaing meraih simpati masyarakat.

Ia menjelaskan, kegiatan ini didasari pelaksanaan diskusi antara Peradi Kota Bogor dan Insan Pers yang memposisikan diri sebagai professional dan netral, bersepakat menghendaki adanya pelaksanaan pemilu secara baik di tingkat Kota Bogor.

“Latar belakang acara ini diawali adanya pertemuan dengan teman-teman insan pers, maka kami berkolaborasi untuk menyelenggarakan pemilu damai,” kata Gunara.

Menurutnya, mengapa hal ini sangat penting karena tak menutup kemungkinan eskalasi politik di Indonesia bisa berlangsung panas.

Baca Juga:Dukungan Masif Anak Muda Buat Peluang Kemenangan Pasangan Prabowo-Gibran Semakin BesarResmi Gabung GoTo, TikTok Shop Akan Hadir Kembali Melalui Tokopedia

“Kami sayangkan KPU dan Bawaslu tidak hadir, padahal mereka adalah penyelenggaraan Pemilu,” lirihnya.

0 Komentar