JABAR EKSPRES – Dana honorarium peningkatan mutu (HPM) triwulan 3 dan 4 bagi para pendidik dan tenaga pendidik honorer telah dikucurkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengucurkan dana itu terhadap 9.666 pendidik.
Diketahui bahwa angka yang digelontorkan tersebut sebesar Rp50,9 miliar. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar.
Dia menuturkan, HPM telah disalurkan kepada pendidik dan tenaga pendidikan non PNS jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP di lingkungan Disdik Kota Bandung.
Baca Juga:Kumuhnya Halte Bus TMB di Jalan Raya Cinunuk, Penanganan DipertanyakanPanwascam Bojongsoang Siap Kawal Ketat Distribusi Logistik Tahap Pertama Pemilu 2024
“Pemberian honorarium merupakan subsidi yang diberikan Pemkot Bandung melalui Dinas Pendidikan atas jasa dan pengabdian untuk pendidikan,” tutur Hikmat di Bandung, pada Rabu (29/11).
Dia merinci, tenaga pendidik yang menerima honorium triwulan 3 dan 4 dari Paud/TK ada sebanyak 3.151 orang. Sementara tingkat SD sebanyak 3.893 orang, lalu tingkat SMP ada sebanyak 2.622 orang.
Adapun rincian HPM tiap jenjang antara lain, Paud dan TK totalnya Rp8,9 miliar. Pada tingkat SD sebanyak Rp28,3 miliar, sedangkan tingkat SMP sejumlah Rp13,6 miliar.
“Penerapan besaran honorarium ini sesuai dengan UMK secara bertahap berdasarkan kemampuan anggaran Pemkot Bandung,” sebut Hikmat.
Ia berharap, dengan pemberian HPM ini, perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas kinerja dan pengembangan kompetensi para pelaku satuan pendidikan.
”Disdik sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di Kota Bandung,” harapnya.
“Semoga pengembangan kemampuan dan pembentukan sikap karakter yang berakhlak mulia bisa terimplementasi hingga dapat melakukan inovasi untuk keberhasilan tingkat terbaik pendidikan,” pungkasnya.
