Kasus Cacar Monyet di Jabar Terus Bertambah, RSUD Otista Sebut Belum Temukan Kasus

Jabar Ekspres – Kasus positif cacar monyet atau Monkeypox di Jawa Barat tercatat hingga saat ini terus mengalami penambahan.

Bahkan dalam informasi terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat mengaku kembali menerima adanya laporan tambahan kasus cacar monyet sehingga bertambah menjadi 5 orang.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Otista, Yani Sumpena Muchtar mengatakan hingga kini di RS Otista pihaknya belum menemukan adanya kasus cacar monyet atau monkeypox.

BACA JUGA: Dinkes Jabar Beberkan Penyebab Tertularnya Cacar Monyet, Dua Hal Ini Jadi Faktor Utama

“Kalau di otista kita belum dapat laporan ada kasusnya,” ujar Yani saat dihubungi, Kamis (16/11/2023).

Yani menjelaskan, meski belum ada laporan, pihaknya pun terus mengantisipasi penyakit tersebut terlebih penyakit ini merupakan penyakit menular.

“Ya antisipasi itu kan masuknya penyakit menular ya kalau rumah sakit mah tidak jenisnya apa atau apa yang penting penyakit menular kita harus siap siaga,” katanya.

Selain itu, Yani menyebut saat ini di RS Otista sendiri pihaknya masih mewajibkan para pasien atau pengunjung tetap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

“Masih tetep kita itu terutama di pelayanan maupun pasien atau pengunjung diwajibkan masih menggunakan APD,” tuturnya.

Meski belum ada laporan, terkait ruang isolasi, Yani menyebut pihaknya sudah menyiapkan karena ruang isolasi memang sudah standar persyaratan yang harus ada di Rumah Sakit.

“Ya ruangan isolasi mah sudah ada karena itumah standar persyaratan harus tetap ada. Isolasi kita tuh untuk infeksius kurang lebih ada 6 ruangan,” terangnya.

BACA JUGA: Waspada! Kasus Cacar Monyet Bertambah di Jabar, Begini Kata Dinkes Jabar

Selain itu, untuk mengantisipasi ada cacar monyet atau monkeypox, pihaknya pun tetap melakukan sosialisasi.

“Sosialisasi mah tetap kita jalan terus, kan kita mah tidak punya kewilayahan jadi kita mah hanya internal saja jadi pasien pengunjung kan ada Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) ya paling seperti itu,” pungkasnya. (Agi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan