Pj Gubenur Jabar Instruksikan Pelayanan Kesehatan Siaga Hadapi Sebaran Cacar Monyet

Pj Gubenur Jabar Instruksikan Pelayanan Kesehatan Siaga Hadapi Sebaran Cacar Monyet
Pj Gubenur Jabar, Bey Triadi Machmudin. Kamis (2/11). (Sandi Nugraha/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Triadi Machmudin, telah menginstruksikan seluruh pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit dan puskesmas untuk bersiaga jika mendapatkan pasien yang terinfeksi atau bergejala cacar monyet atau monkeypox.

Bey menyebutkan hal tersebut sebagai langkah antisipasi dari sebaran kasus cacar monyet atau monkeypox (Mpox) yang saat ini sudah terjadi di Kota Bandung. Sejak pertamakali ditemukan di bulan Agustus 2023 kemarin di DKI Jakarta dan Tangerang.

“Yang masih dirawat di RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin) itu satu (di Kota Bandung), yang sembuh satu, dan di Bogor negatif. Jadi hari ini (kasus positif cacar monyet) tinggal satu,” ujarnya.

Baca Juga:Siasat Disdik Jabar Atur Prioritas Anggaran BOPD 2024 yang Hanya Cukup 10 BulanMasalah Kabel Udara Masih Disorot Pemkot Bandung

Untuk diketahui, kasus cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) di Indonesia terus bertambah sejak pertama kali ditemukan di Bulan Agustus 2023 lalu. Bahkan berdasarkan data yang dilihat, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan saat ini sudah ada 21 kasus positif Monkeypox, dan satu diantaranya ditemukan di Kota Bandung.

“Kasus Mpox (Monkeypox) sekarang sudah ada 21 kasus. Selain dari Jakarta dan Tangerang Selatan, ada temuan satu kasus (baru) di Bandung,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi dikutip, Senin, 30 Oktober 2023 lalu. (San)

0 Komentar