Peran Krusial Ayah Guna Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Peran Krusial Ayah Guna Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Peran Krusial Ayah Guna Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. (Foto: Sehat Aqua)
0 Komentar

BANDUNG – Pengawasan terkait tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan, masih menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Diantaranya melalui jalannya sejumlah program.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, sebagai leading sector menangani hal tersebut, terus berupaya optimal melindungi anak dan perempuan dari tindakan kekerasan.

Program Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) menjadi satu di antara program tersebut. Konselor Puspaga sekaligus Ketua Panitia Hari Ayah Kota Bandung, Agus Budiman menyebutkan, betapa pentingnya sosok ayah.

Baca Juga:Final Battle Honda Modif Contest 2023 Hadirkan Karya Terbaik dan InspiratifPemkab Bandung Jadikan Piala Dunia U17 Sebagai Promosi Wisata dan UMKM

Sementara itu, Puspaga yang merupakan “support system” DP3A Kota Bandung. Programnya berfokus pada prevensi kesehatan mental masyarakat Kota Bandung.

Mulai dari anak sampai dewasa, termasuk masyarakat yang berkebutuhan khusus. Dia menuturkan, langkah prevensi dilakukan dengan mengadakan Sekolah Keluarga, Ayah Nyentrik, dan Seruni.

“Selain itu melakukan edukasi ke sekolah-sekolah dari SD – SMA, dan ke RW-RW, dan melalui talkshow dan dialog interaktif,” tutur Agus beberapa waktu lalu.

“Mulai saat ini, dari keluarga masing-masing bisa menjadi pahlawan. Tahun ini peringatan Hari Ayah fokus pada bagaimana keluarga mau dan mampu berkontribusi dalam menangani masalah sampah darurat sampah,” lanjutnya.

Kemudian, penanganan kuratif diberikan juga bagi masyarakat yang membutuhkan untuk kasus seperti adiksi pornografi, perselingkuhan, stress dan lain-lain.

Mereka bisa berkonsultasi tentang berbagai hal yang menyangkut masalah psikologis. “Pertama, bisa mendaftar melalui Instagram Puspaga. Nanti admin Puspaga akan mengarahkan apakah konsultasinya offline atau online,” ujar Agus.

“Untuk mewujudkannya, semua pihak termasuk sekolah dan satuan pendidikan, keluarga, lingkungan harus sama-sama berkomitmen stop kekerasan dalam bentuk apapun,” lanjutnya.

Baca Juga:Jelang Piala Dunia U17, Pemkab Bandung Fokus Sterilkan SJH, Okupansi Hotel dan TiketBantai PS Sleman, Persib Bandung Tutup Putaran Pertama Liga 1 di Posisi 2

Menurutnya, ayah miliki peran penting lantaran merupakan sosok ayah sebagai kepala keluarga. Maka dari itu, dalam memperingati Hari Ayah, akan ada serangkaian acara bertema Ayah Pahlawan Keluarga.

Tema tersebut dikaitkan dengan Hari Pahlawan pada 10 November mendatang, sedangkan hari ayah jatuh pada 12 November. Ada beberapa rangkaian kegiatan dalam acara Hari Ayah mendatang.

0 Komentar