JABAR EKSPRES – Komisi III DPRD Jawa Barat mulai membahas rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024. Dalam kesempatan itu, Komisi III menyoroti kinerja dari PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar Sugianto Nanggolah mengungkapkan, pihaknya memang memberikan perhatian serius terhadap kinerja dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Setoran deviden dari BUMD itu cukup tergerus beberapa tahun terakhir. “Alasannya selalu jalan tol. Sekarang jalan tol sudah selesai. Berarti tidak ada alasan lagi,” jelasnya, kepada Jabar Ekspres, Senin (24/10).
Namun dalam LRA itu, PT BIJB tercatat tidak ada laporan setoran laba ke pemerintah daerah atau deviden. Hanya ada 5 BUMD dari 8 BUMD non lembaga keuangan yang menyetorkan deviden.
Baca Juga:BLACKPINK Jisoo Akan Main di Film ‘Omniscient Reader’s Point of View’, Adaptasi dari Seri WebtoonMasuki Masa Pancaroba, Kabupaten Bandung Perlu Waspadai Potensi Hujan Es dan Angin Kencang
Kini harusnya PT BIJB bisa lebih berkembang. Karena selain akses Tol Bandung menuju Kertajati sudah tersambung lewat Tol Cisumdawu, penerbangan komersil jet di Bandara Husein Sastranegara juga bakal dipindah ke Kertajati. Perpindahan itu bakal diberlakukan dalam waktu dekat, yakni 29 Oktober. (son)
