Politisi Partai Golongan Karya itu berharap estafet kepemimpinan Kota Banjar kedepan berjalan mulus dan berkelanjutan pembangunan di Banjar berjalan secara maksimal. Tugas berat Pj Wali Kota yaitu mempersiapkan Pemilu serentak dan Pilkada serentak 2024.
“Oleh karena itu penunjukan penjabat kepala daerah harus transparan, akuntabel, dan demokratis. Keterlibatan masyarakat harus dialokasi melalui DPRD sebab akan sangat berkaitan dengan Pemilu 2024,” kata H. Dadang R. Kalyubi.
Sementara itu, Wali Kota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih menyampaikan, sinergitas dan kolaborasi yang telah dibangun dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Banjar dapat terjaga sampai penghujung akhir masa jabatan.
Baca Juga:Ten Hag Calls Victory a Fixed Price when MU Against CopenhagenUU Pemajuan Kebudayaan Kota Bandung, Upaya Agar Tak Tergerus Zaman
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahannya selama ini. Dirinya optimis di masa yang akan datang, Kota Banjar akan terus berbenah memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Pemerintah terbuka dengan kritik dan masukan dari semua pihak untuk mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan di penghujung akhir masa jabatannya.
