China dan Rusia Siap Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

JABAR EKSPRES- China bersiap untuk menjaga komunikasi dan koordinasi dengan Rusia guna meredakan ketegangan dalam konflik Israel-Palestina. Pernyataan ini disampaikan oleh Zhai Jun, utusan khusus China untuk Timur Tengah, setelah ia bertemu dengan rekan sejawatnya dari Rusia pekan ini.

Setelah pertemuan dengan perwakilan khusus Rusia untuk urusan Timur Tengah dan Afrika di Doha pada Kamis, Zhai Jun menyampaikan bahwa China dan Rusia memiliki pandangan yang serupa mengenai permasalahan Palestina.

Zhai mengungkapkan, “Akar masalah dalam konflik Israel-Palestina adalah belum terpenuhinya hak rakyat Palestina untuk memiliki negara yang sah.”

Baca juga: Erdogan Umumkan Turki Berkabung Nasional Selama 3 Hari untuk Korban Palestina

Zhai merasa sangat prihatin atas korban warga sipil dan krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung, dan ia menyatakan bahwa China bersedia memainkan peran yang konstruktif dalam mendorong pembicaraan damai antara Palestina dan Israel, dengan upaya untuk menerapkan solusi berdasarkan prinsip negara dua bangsa.

Baca juga: Kecaman Warga Israel terhadap Netanyahu dalam Menghadapi Serangan Hamas di Perbatasan Gaza

Selain pertemuan dengan perwakilan Liga Arab pada hari Sabtu, serta dengan duta besar Israel untuk China pada hari Selasa, Zhai menekankan bahwa China tidak memiliki agenda tersendiri dalam isu Palestina.

Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi China dan Rusia untuk berdiskusi tentang masalah Suriah, meskipun detail lebih lanjut tentang pembicaraan tersebut tidak diungkapkan.

 

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan