Tindak Lanjut Intruksi Wali Kota, Kecamatan Arcamanik Mulai Kelola Sampah di Lingkup Perkantoran

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mendorong seluruh sektor agar bisa mengelola sampahnya secara mandiri. Hal tersebut imbas dari belum optimalnya operasional TPA Sarimukti, akibat kebakaran.

Atas dasar itu, Kecamatan Arcamanik menggelar sosialisasi kepada tiap aparatur kewilayahan agar mampu menjalankan perintah tersebut.

Camat Arcamanik, Willy Yudia Laksana menuturkan, Intruksi Wali Kota (Inwal) mewajibkan setiap perkantoran yang berada dibawah kendali Pemkot Bandung, agar mampu melakukan pengelolaan sampah secara mandiri.

“Jadi kita tindak lanjuti surat edaran pa Wali Kota dan inwal yang terbaru. Bahwa semua perkantoran terutama yang berada dalam kendali pemkot wajib melakukan pengelolaan sampah di perkantoran,” kata Willy kepada Jabar Ekpres, Kamis (19/10)

Nantinya bakal terdapat instalasi pengelolaan sampah yang dikhususkan untuk mengelola hasil sampah yang dihasilkan oleh kecamatan. Namun, dalam hal ini pihaknya juga bakal melibatkan masyarakat dengan menerima hasil pilahan yang sudah dilakukan oleh warga.

“Kita bakal bikin instalasi pengelolaan sampah disini, salah satunya magot. Namun kita juga bakal melibatkan masyarakat. Nanti masyarakat sekitar bisa membawanya kesini, cuman target kita baru 20 KK,” ungkapnya

Selain itu, disinggung terkait jumlah Kawasan Bebas Sampah (KBS) yang ada di Kecamatan Arcamanik. Willy membeberkan, baru terdapat 23 RW yang telah mengaplikasikan program tersebut.

“Dari 54 RW yang ada di Arcamanik, baru 23 yang sudah KBS. Meskipun masih banyak, kita bakal kejar sisanya” ucapnya

Kelurahan Sukamiskin jadi penyumbang terbanyak area KBS di lingkup Kecamatan Arcamanik, dengan total 14 RW.

“Yang progresif itu di Sukamiskin, dari 17 RW 14 sudah KBS. Nah 3 sisanya yang belum,” jelasnya.

Kini pihaknya tengah mendorong agar KBS bisa diterapkan oleh seluruh RW yang berada di Arcamanik, lewat program Kang Pisman yang telah masif dilakukan sejak 2018.

“Alhamdulilah, itu buktinya Sukamiskin tadi. Dari 2018 sudah menggelorakan pengolahan sampah lewat program kang pisman. Tinggal semangatnya ditularkan ke kelurahan lain,” pungkasnya. (Dam)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan