JABAR EKSPRES, BOGOR- Seorang pria yang mengalami gangguan jiwa mengendarai mobil ambulans milik pemerintah desa saat ditinggal oleh pengemudi di Jalan Raya Tlanjung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Rabu 18 Oktober 2023.
Peristiwa itu bermula saat terindikasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), TO (50) mengamuk di sebuah ATM di sekitar Perumahan Griya Asri.
Akibat perbuatannya itu, TO diamankan oleh petugas kecamatan dan desa serta warga sekitar untuk dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Marzoeki.
Baca Juga:Protes Masyarakat Pecah Buntut Pergantian Pj Wali Kota Cimahi Seperti Uji CobaPenanganan Sampah Kota Bandung Tak Becus, GMNI Beri Saran ini
“Sampai di depan desa, saya mau isi e-toll dulu, di dalam mobil ada yang jaga ODGJ itu petugas Pol PP dan keluarga,” kata Abdul Kodir.
Namun usai kembali hendak ambil mobil, Abdul Kodir kaget mobilnya sudah dibawa oleh ODGJ dan ditemukan dalam keadaan rusak.
Ia menceritakan, mobil ambulans yang dikendarainya itu ditabrakan ke sebuah truk tronton yang sedang mengantri kemacetan.
“Pas pulang isi e-toll, ternyata mobil dibawa sama dia, katanya dia ngamuk di dalam mobil petugas Pol PP dan keluarga bahkan dipukuli,”tambahnya.
Karena takut, petugas Pol PP dan keluarga ODGJ itu pun keluar dari mobil, dan pelaku loncat kedepan tempat supir duduk.
Lantas mobil ambulance itu pun dibawa oleh TO dengan jarak sekitar 500 meter dari tempat yang diparkir oleh Abdul Kodir.
“Mobil ancur bagian kacanya, gabisa di rem juga, dia memang ngerti mobil kayaknya, soalny rem tangan saya aktifin, dia enggak luka-lukanya cuman sempat lama evakuasi akhirnya di paksa borgol dan iket tambang. Dievakuasi ke rumah sakit jiwa pakai mobil ambulans temen,” paparnya.
Baca Juga:DPKP KBB Tegaskan 13 Distributor Penjual Beras SPHP Harus Taati Aturan PemerintahPenggunaan Nama Belakang Mahfud MD, Bagaimana Sejarahnya?
Abdul Kodir menceritakan bahwa TO baru tinggal di Perumahan Griya Asri selama lima bulan terakhir. Kendati demikian, ia tak mengetahui aktivitas keseharian dari ODGJ tersebut.
