Petani di Kabupaten Bekasi Panen Seperti Biasa di Tengah Kekeringan, ini Alasannya

 

JABAR EKSPRES – Kekeringan melanda secara merata di Indonesia. Lahan persawahan dengan luas 20 hektare di Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tetap panen di tengah kekeringan saat ini.

Koordinator Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bojongmangu Roup Gopur memaparkan, petani yang tengah panen berasal dari tiga desa, yaitu Karangmulya, Bojongmangu, dan Sukabungah.

“Petani yang sekarang sedang panen adalah mereka yang sawahnya dekat dengan Kali Cibeet. Total 20 hektare tersebar di tiga desa itu,” katanya di Kabupaten Bekasi, Jabar, Kamis 12 Oktober 2023.

Baca juga: Puluhan Sekolah di Kota Banjar Ramaikan Festival Tunas Bahasa Ibu

Dirinya juga mengatakan bahwa hasil panen dinilai bagus dan normal. Satu hektare sawah dapat menghasilkan enam ton.

Walaupun kekeringan sudah cukup lama melanda daerahnya, para petani banyak yang menggantungkan hidupnya dengan menanam padi. Padahal kesulitan untuk mendapatkan air.

Mudah dijual menjadi alasan terbesar para petani masih menanam padi ketika kondisi paceklik.

Balai Penyuluhan Pertanian Bojongmangu secara kontinyu mengadakan sosialisasi guna menanam padi varietas Inpago 13 Fortiz untuk kelompok tani.

Pemilihan varietas tersebut karena dapat bertahan di tengah kondisi pengairan yang terbatas.

“Diharapkan selain dapat meningkatkan produktivitas di lahan kering, Inpago 13 Fortiz juga dapat memenuhi kebutuhan gizi dengan menggunakan varietas yang secara genetik mampu menghasilkan kandungan zinc dan protein tinggi sesuai dengan tingkat yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tutupnya.

Baca juga: Pasca Blusukan di Pasar Impres, TPID Kabupaten Sumedang Gelar Opsar Beras Murah di Alun-alun

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan