JABAR EKSPRES – Kekeringan melanda secara merata di Indonesia. Lahan persawahan dengan luas 20 hektare di Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tetap panen di tengah kekeringan saat ini.
Koordinator Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bojongmangu Roup Gopur memaparkan, petani yang tengah panen berasal dari tiga desa, yaitu Karangmulya, Bojongmangu, dan Sukabungah.
Walaupun kekeringan sudah cukup lama melanda daerahnya, para petani banyak yang menggantungkan hidupnya dengan menanam padi. Padahal kesulitan untuk mendapatkan air.
Baca Juga:Puluhan Sekolah di Kota Banjar Ramaikan Festival Tunas Bahasa IbuPasca Blusukan di Pasar Impres, TPID Kabupaten Sumedang Gelar Opsar Beras Murah di Alun-alun
Mudah dijual menjadi alasan terbesar para petani masih menanam padi ketika kondisi paceklik.
Balai Penyuluhan Pertanian Bojongmangu secara kontinyu mengadakan sosialisasi guna menanam padi varietas Inpago 13 Fortiz untuk kelompok tani.
Pemilihan varietas tersebut karena dapat bertahan di tengah kondisi pengairan yang terbatas.
