JABAR EKSPRES – PT Hyundai Motors Indonesia (HMI) baru saja mengungkapkan alasan mengapa salah satu model mobil listrik andalannya, IONIQ 5 versi sebelumnya tidak bisa diupgrade dengan teknologi Hyundai Bluelink seperti versi terbaru.
HMI meluncurkan IONIQ 5 Bluelink pada 13 September 2023, kendaraan versi sebelumnya tidak bisa mengklaim penambahan fitur, meskipun selisih harga IONIQ 5 Bluelink hanya sekitar Rp11 juta dibanding versi tanpa Bluelink, harga ini cukup terjangkau bagi pemilik mobil di atas Rp750 juta.
Menurut Ridwan, saat versi sebelumnya diluncurkan, Hyundai masih melakukan riset apakah fitur kenyamanan dan keamanan yang ditawarkan Hyundai Bluelink dibutuhkan di pasar, termasuk di Indonesia.
Baca Juga:Segera Tayang di Platform Streaming Online, Ini Fakta Menarik Loki Season 2 Ada Karakter Baru!TikTok Shop Resmi di Tutup, Pemangat Ekonomi Digital: Pedagang Online Harus Tetap Tenang
“Ketika kami ingin menyebarkannya, tentu kami harus melakukan riset terlebih dahulu, kami melihat kemungkinannya, pada dasarnya fitur-fitur yang akan kami sediakan sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Selain aspek keselamatan, Hyundai Bluelink juga memanjakan pemilik mobil dengan berbagai fitur kemudahan dan kenyamanan yang tak terhitung jumlahnya, yang semuanya hanya dapat dikendalikan melalui aplikasi ponsel.
Beberapa fitur kemudahan tersebut antara lain menyalakan dan mematikan mesin, mencari lokasi kendaraan diparkir melalui peta, pengisian daya jarak jauh, serta melacak rute dan lokasi kendaraan jika terjadi pencurian.
