Antisipasi dan Cegah Bullying, SD Mandiri 3 dan SMA Pasundan 1 Kota Cimahi Beri Pembinaan Pada Siswa dan Orang Tua

Antisipasi dan Cegah Bullying, SD Mandiri 3 dan SMA Pasundan 1 Kota Cimahi Beri Pembinaan Pada Siswa dan Orang Tua
Beberapa Siswa SD Mandiri 3 Kota Cimahi seusai KBM (Firman Staria/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Setelah viral di media sosial kasus bullying yang terjadi pada seorang pelajar, kini guru dan orang tua gencar atasi bullying pada siswa.

Koordinasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa menjadi salah satu tindakan untuk mengantisipasi dan mengurangi kasus bullying. Orang tua memiliki peran penting dalam mengontrol anak mereka di rumah, dan guru memiliki peran penting bagi siswa di lingkungan sekolah.

“Pergaulan dan sosial mereka disekolah kan kadang kita ga tahu, jadi sebagai orang tua saya selalu memberikan edukasi, seperti misalnya jangan mencela orang, atau berbuat jahat pada orang lain. Saya fokuskan agar lebih berprestasi di sekolahnya,” ucapnya saat ditemui Jabar Ekspres pada Rabu (04/10/2023).

Baca Juga:Dampak Masa Darurat Sampah, Pemkot Bandung Klaim KBS Terus BertambahTerkait Atensi Pimpinan, BLUD jadi Penyumbang Tertinggi Budaya Udunan di Dishub Kota Bandung

Terkait dengan bullying secara psikis, Kesiswaan SD Mandiri 3 Kota Cimahi, Asep Ahyar mengatakan bahwa bullying psikis kadang lebih berbahaya pada siswa.

“Biasanya bullying itu keliatan dari ekspresi, bila anak tersebut dikelompokkan dengan teman yang kurang disukai. Makanya kita rolling agar setiap siswa dapat lebih berbaur dengan yang lainnya,” ucapnya.

Saat ditemui Jabar Ekspres di SD Mandiri 3, Asep mengatakan bahwa antisipasi dalam menghindari bullying dengan cara memberikan pembinaan dengan adanya aturan tata tertib.

“Kita punya standar operasional prosedur (SOP) jadi guru kelas menyampaikan tata tertib itu, lalu dengan pembiasaan, seperti upacara, literasi baca, olah raga, dan ceramah,” terangnya.

0 Komentar