JABAR EKSPRES – Kuota pembuangan sampah untuk wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti mulai menipis.
Diketahui, Kabupaten Bandung Barat mendapat jatah pengiriman sampah ke TPA Sarimukti sebanyak 558 ritase, akan tetapi sampai 1 Oktober kemarin, kuota pembuangan sampah yang tersisa tinggal 56 ton lagi atau setara 20 ritase. Sementara sampah yang masih menumpuk di wilayah Bandung Barat sebanyak 800 ton.
“Kita belum dapat tembusan terkait dihentikan (layanan) atau ada skema lainnya,” tambahnya.
Baca Juga:Jaksa Agung dan Menteri BUMN Sampaikan Perkembangan Perkara Dugaan Korupsi Dana Pensiun di Kementerian BUMNKota Bogor Raih TP2DD Terbaik se-Jawa Bali Tahun 2023
Menurutnya, 800 ton sampah yang belum terangkut tersebar di beberapa wilayah, paling banyak berada di TPS pasar tradisional seperti Pasar Panorama, Pasar Tagog, Pasar Batujajar, Sariwangi, Ciwaruga, Kota Baru, dan Bank sampah Sukamaju Padalarang.
“Estimasi ada di 800 ton lebih sampah yang belum terangkut, karena setelah diberlakukan TPA Darurat pengangkutan sampah dominan pengangkutan pada sampah baru. Sedangkan lama baru tersentuh dikisaran 25%,” tandasnya. (Mg5)
