JABAR EKSPRES – Menteri Pertahanan China, Li Shangfu, menjadi pusat perhatian dunia setelah menghilang dari peredaran publik selama lebih dari tiga pekan. Terakhir kali Li terlihat di Beijing saat memberikan pidato di sebuah forum keamanan dengan negara-negara Afrika pada 29 Agustus lalu.
Rencananya, Menhan Li juga dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke Vietnam dan Singapura pada awal September, namun kunjungan ini secara tiba-tiba dibatalkan oleh pihak berwenang China, seperti yang dilaporkan oleh Reuters. Ketidakhadiran Li di mata publik telah memicu banyak pertanyaan tentang keberadaannya.
“Pertama, Menteri Luar Negeri Qin Gang menghilang, lalu komandan Pasukan Roket menghilang, dan sekarang Menteri Pertahanan Li Shangfu tidak terlihat di depan umum selama dua minggu,” tulis Emanuel dalam unggahannya di media sosial, menggunakan tagar #MysteryInBeijingBuilding.
Baca Juga:Ramzan Kadyrov Muncul Saat Joging Meski Dirumorkan Sakit ParahTren Bahasa ‘Gaul’ Indonesia Menguasai Anak Muda Malaysia, Apa Penyebabnya?
Peristiwa yang melibatkan Menteri Pertahanan Li mengingatkan masyarakat akan hilangnya Menteri Luar Negeri Qin Gang dari pandangan publik selama beberapa pekan sebelumnya. Hilangnya dua menteri penting secara berturut-turut ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang stabilitas kepemimpinan Xi Jinping dan menghasilkan kesan ketidakjelasan dalam politik China.
Drew Thompson, seorang analis dari Universitas Nasional Singapura, mengemukakan, “Keduanya adalah wajah China dalam berinteraksi dengan komunitas internasional. Keputusan tiba-tiba ini berpotensi memengaruhi kebijakan dan persepsi global tanpa penjelasan yang memadai.”
