JABAR EKSPRES – Bencana yang melanda Libya dalam bentuk badai dan banjir bandang telah menimbulkan kehancuran massal dan menewaskan lebih dari 11.300 orang. Dalam respons cepat terhadap tragedi ini, berbagai negara dan organisasi kemanusiaan telah mengirimkan bantuan untuk membantu negara tersebut pulih dari bencana tersebut.
Pertolongan datang dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan beberapa negara Eropa serta Timur Tengah yang telah bersatu dalam upaya memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan. Sabtu (16/9) mencatat kedatangan bantuan yang mencengangkan.
Lembaga kemanusiaan Bulan Sabit Merah dari Iran juga turut andil dengan mengirimkan 40 ton bantuan yang meliputi tenda, selimut, karpet, peralatan kebersihan, dan paket makanan. Tiga tim penyelamat juga dikerahkan dari Iran.
Baca Juga:Presiden Jokowi Tolak Dokumentasi di Sudut Acara KTT G20 dan G7Daftar 101 Pinjol Resmi OJK Cepat Cair, Baru Rilis September 2023!
Dua kapal militer Turki juga telah berlabuh di Libya, membawa tiga rumah sakit lapangan, 360 personel medis, penjaga pantai, dan pemadam kebakaran. Persediaan makanan, tenda, tempat berlindung, dan peralatan medis juga tersedia.
Menurut laporan dari Lembaga Kemanusiaan Bulan Sabit Merah Internasional di Libya (Libyan Red Crescent), jumlah korban tewas mencapai 11.300 orang. Selain itu, lebih dari 10.100 orang masih dinyatakan hilang di kota tersebut, menambah tragedi yang mengguncang Libya ini.
