JABAR EKSPRES, BANDUNG – Menteri BUMN Erick Thohir mendengarkan secara langsung testimoni para nasabah Program PNM Mekaar yang berhasil bangkit dari keterpurukan ekonomi. Itu termasuk para nasabah difabel yang hadir pada acara “Halo-Halo PNM Bandung! #sudahlamatakjumpa”, di Gedung Budaya Sabilulungan, Bandung.
“Kita tidak mau kesenjangan kaya dan miskin makin lebar. Di Jawa Barat ada tiga juta nasabah (PNM) tapi itu tidak cukup. Kita harus bisa lebih banyak lagi membantu masyarakat yang membutuhkan, Indonesia harus dibangun dengan kerjasama dan rasa peduli yang tinggi. Mari bekerja dengan hati,” ungkap Erick.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri BUMN memberikan kenang-kenangan berupa tongkat multifungsi pada ketiga nasabah difabel yang hadir. Dan berharap bisa menambah semangat mereka dalam beraktivitas khususnya untuk menjalani usaha.
Baca Juga:International Red Panda Day 2023, Taman Safari Bogor Galang Kampanye Pelestarian Panda Merah!Futsal Series Piala Jakarta Pre Season 2023, Atta Halilintar Fix Perkuat Squad Pendekar United
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyatakan komitmen PNM dalam pemberdayaan nasabah ultramikro melalui pembiayaan dan pendampingan tidak memandang bulu. Hal ini sejalan dengan konsen Perusahaan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs). Pada pilar ekonomi PNM membantu pemerintah mengentaskan masalah pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan yang terjadi di masyarakat.
