Banyak Orang Sering Menyebut Istilah Tren Social Commerce, Apa Itu? Ini Penjelasannya

Banyak Orang Sering Menyebut Istilah Tren Social Commerce, Apa Itu? Ini Penjelasannya
Banyak Orang Sering Menyebut Istilah Tren Social Commerce, Apa Itu? Ini Penjelasannya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Peneliti ilmu perilaku dan pemasaran Ignatius Untung mengungkapkan bahwa tren social commerce sebagai evolusi dari inovasi perdagangan digital tidak dapat dihindari dan perlu dicermati lebih dekat sebagai salah satu solusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Sebagai sebuah metode pemasaran baru, Untung meyakini para pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dapat mengambil manfaat dari social commerce atau aktivitas bisnis melalui jejaring sosial karena memiliki keunggulan berupa pengalaman yang personal.

Ia mengatakan banyak transaksi yang terjadi di kedua jejaring sosial tersebut didasari oleh fakta bahwa pembeli dan penjual sebelumnya memiliki kedekatan.

Baca Juga:Berdasarkan Data IQAir, Sampai Saat Ini Jakarta Masih Duduki Polusi Udara Terburuk Agar Tak Terjadi Lagi Kasus Bayi Tertukar, Kapolres Bogor Minta Pemda Awasi RS

Selain itu, dengan fitur-fitur yang dipersonalisasi, konsumen dapat mencari rekomendasi produk yang disesuaikan dengan preferensi mereka melalui satu platform.

Bagi pelaku bisnis, social commerce juga memberikan keuntungan lain karena dapat menciptakan daya tarik baru melalui konten-konten yang menghibur.

Ketua Indonesian Digital Empowerment Community (IDIEC), Tesar Sandikapura, juga setuju bahwa social commerce merupakan inovasi digital yang tidak bisa dihindari.

0 Komentar