“Atletik dan basket sama-sama jalan, ini memang melatih atletik di SMP Taruna Terpadu, basketnya tidak ditinggalkan. Masih basket juga. Hanya saja saya memang ingin berkontribusi pada scope olahraga yang lebih besar memang. Di basket juga, di atletik juga. Harapannya, semoga cabor-cabor di Indonesia semakin maju ke depannya,” tandas Rizki.
Energen Champion SAC Indonesia merupakan hasil kerjasama PB PASI dan DBL Indonesia. Pada penyelenggaraan musim lalu, Energen Champion SAC Indonesia berhasil menggaet 31 ribu pelajar lebih dari 2000 sekolah dari seluruh Indonesia. Diharapkan tahun ini SAC Indonesia kembali menjadi wadah bagi anak-anak Indonesia untuk terus aktif mempopulerkan olahraga atletik.
