JABAR EKSPRES – Ditengah isu kekeringan dan kemarau berkepanjangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung klaim ketersediaan pangan masih dalam kategori surplus.
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menuturkan, hasil itu berdasarkan pada pragnosa ketersediaan dan kebutuhan pangan di Kota Bandung pada tahun 2023, yang memperlihatkan neraca pangan masih berada di level positif atau sanggup memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Hal itu menunjukan bahwa stok pangan strategis masih cukup sampai akhir tahun” ujar Gin Gin, Rabu 13 September 2023.
Baca Juga:Sispam Sumedang Lakukan Simulasi Tangani Ledakan Bom di Mall Plaza Sumedang Hanguskan Rumah Warga, Kebakaran Terjadi di Kampung Sekarwangi Sukabumi Diduga Akibat Arus Pendek Listrik
Selain beras, komoditi pangan staretegis pun masih berada di level positif dan sanggup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pasaran.
“Untuk komoditi pangan strategis lainnya seperti jagung surplus 248 ton/bulan, bawang merah surplus 27 ton/bulan, bawang putih surplus 32 ton/bulan, cabe merah besar surplus 27 ton, cabe rawit surplus 46 ton” katanya
Hal tersebut agar kebutuhan protein masyarakat bisa terpenuhi lewat program budidaya tersebut.
“Diharapkan melalui kegiatan tersebut, masyarakat akan terpenuhi kebutuhan protein nabati dan hewaninya, dan diharapkan pula kegiatan ini dapat menurunkan tingkat inflasi untuk komoditi pangan yang harganya selalu bergejolak” pungkasnya (Dam)
